Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Perkumpulan Pemuda Nusantara Kalimantan Tengah (PPN Kalteng) melakukan audiensi dengan pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Rabu (6/5/2026).
Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka membahas dan mencari solusi bersama terkait maraknya kegiatan balap liar yang belakangan ini terjadi di berbagai titik di Kota Palangka Raya.
Baca Juga : Polresta Palangka Raya Perkuat Silaturahmi dengan SMAN 5 melalui Edukasi Kamtibmas
Ketua PPN Kalteng, Fiteli Waruwu menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjembatani aspirasi masyarakat serta menyatukan visi dan misi antara elemen pemuda dan aparat penegak hukum dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pikiran mengenai dampak negatif balap liar, mulai dari risiko kecelakaan lalu lintas, gangguan ketertiban umum, hingga potensi tindakan kriminal lainnya.
“Kami sangat prihatin melihat fenomena balap liar yang semakin marak. Balap liar ini tidak hanya membahayakan nyawa para pelaku, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat luas serta mencoreng citra positif pemuda Kalteng, terkhususnya Kota Palangka Raya,” katanya.
Ia menyampaikan, kehadiran pihaknya di Polresta Palangka Raya juga untuk membangun berkolaborasi.
“Kami ingin bersama Polresta Palangka Raya mencari jalan keluar terbaik, baik melalui pendekatan preventif maupun persuasif, agar kegiatan balap liar ini bisa segera dihentikan,” ujar Fiteli.
Sementara itu, pihak Polresta Palangka Raya menyambut baik inisiatif dan kepedulian dari PPN Kalteng dan pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.
Baca Juga : Antisipasi Kamtibmas, Polres Barsel Gelar Apel Kesiapsiagaan Personel
Lalu, mulai tanggal 8 mei 2026 akan menggelar patroli gabungan dan pendirian posko pengamanan di sejumlah titik yang menjadi tempat aksi balap liar.
Selain itu, juga mengapresiasi peran serta organisasi pemuda dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda.
Diharapkan melalui audiensi ini, sinergi antara organisasi kepemudaan dan kepolisian dapat semakin erat. Kedua belah pihak sepakat untuk terus berkoordinasi guna menekan angka pelanggaran lalu lintas dan menciptakan Kota Palangka Raya yang aman, tertib, dan bebas dari balap liar. [Red]














Discussion about this post