Kalteng Today – Palangka Raya, – Dengan masih ditemukan kasus stunting atau anak yang bertubuh pendek di Bumi Tambun Bungai, mengundang reaksi dari berbagai kalangan, termasuk Anggota DPRD Kalteng, Siswandi.
Menanggapi hal ini, dirinya mendorong agar pemerintah baik provinsi dan kabupaten dapat bersama-sama dengan pemerintah pusat dalam penanganannya, sehingga kasus stunting dapat segera teratasi.
“Kejadian ini tentu sangat memprihatinkan, oleh karena itu perlu peran aktif pemerintah daerah melalui dinas atau instansi terkait, dalam program nasional penanganan stunting di Kalteng,” ucap Siswandi, Jumat (11/12).
Dalam kesempatan tersebut dirinya juga mengimbau kepada para orang tua, terlebih juga ibu-ibu hamil dan yang memiliki bayi agar secara aktif dapat memeriksakan diri di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) terdekat.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng ini juga mengungkapkan adanya perhatian yang maksimal dan peningkatan kualitas gizi bagi anak-anak pada usia dini atau balita, disinyalir akan menekan kasus stunting di Kalteng
“Rutin periksakan diri ke Puskesmas atau Pustu, supaya bisa secara dini mengetahui kondisi diri sendiri,” tuturnya.
Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas gizi bagi ibu hamil dan menyusui, sehingga bayi yang dikandung atau yang sudah lahir, bisa mendapatkan gizi yang seimbang.
“Nanti di sana akan diberi tahu apa saja yang dapat dilakukan oleh ibu hamil dan menyusui agar bayi mereka bisa mendapatkan asupan gizi yang baik dan seimbang, sehingga kasus stunting ini bisa kita tekan,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post