Kalteng Today – Sampit, – Untuk menghindarkan terjadinya konflik kepentingan, Serta tidak menimbulkan pro dan kontra di tengah- tengah kalangan dan elemen masyarakat, Saat menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember nanti, para aparatur sipil negara (ASN) dan honorer diminta untuk netral.
“Aturan ASN dilarang terlibat dalam pelaksanaan politik praktis, kami meminta para ASN jangan sampai menunjukan keberpihakan atau memberikan dukungan kepada salah satu kandidat yang akan maju di pilkada Kabupaten Kotim tahun 2020 ini, karena mereka digaji oleh Negara,” ujar Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Hairis Salamad , Senin (7/9).
Dirinya meminta pemerintah menerapkan secara tegas sanksi kepada ASN aktif yang tidak netral dalam pilkada, Hal itu sesuai dengan Pasal 2 huruf f dan Pasal 9 ayat 2 dalam UU No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pemerintah juga harus memberikan penekanan kepada pejabat pembina untuk menjelaskan ketidaknetralan ASN adalah hal yang harus diberantas. Sehingga tidak muncul stigma bahwa ASN yang tidak netral dianggap lumrah.
“Kami meminta agar pejabat pembina untuk berupaya dalam meningkatkan integritas ASN agar dapat bersikap netral, serta meningkatkan pemahaman tentang regulasi ASN. Khususnya terkait kewajiban netralitas ASN, sehingga ASN dapat memahami dan bersikap netral dalam Pilkada, sekalipun ada hubungan kekeluargaan atau kekerabatan dengan calon,” ucap Hairis Salamad
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga berharap khususnya kepada ASN maupun honorer yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Kotim untuk turut serta mensukseskan jalanya proses pilkada,Karena itu agenda negara yang wajib disukseskan, dan bukan malah melibatkan diri ikut serta berpihak dalam kegiatan politik.]
Baca Juga:Â Polda, KPU dan Bawaslu Siap Laksanakan Pilkada Kalteng 9 Desember 2020
“Saya juga selaku wakil rakyat mengharapkan kepada para stakeholder untuk mengambil peran aktif dalam mensukseskan penyelenggaraan pilkada Kabupaten Kotim kali ini, Sekali lagi saya meminta kepada ASN untuk netral dan tidak ada yang berpihak pada salah satu kandidat kontestan pilkada tahun ini,” Tutupnya. [Red]














Discussion about this post