Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Meskipun arus balik sudah berangsur pulih, namun sejumlah pemotor atau pengendara roda empat yang balik, masih bisa ditemui di beberapa titik di Kabupaten Barito Timur.
Paling banyak menjadi tempat persinggahan adalah di rumah-rumah ibadah seperti mushola ataupun masjid pinggir jalan raya. Seperti yang dilihat tadi (Selasa, 31/3/2026) di Masjid An Nur, Desa Tampa, Kecamatan Paku.
Baca Juga : 10 Tips Aman Mudik Lebaran agar Perjalanan Nyaman dan Aman
Tiga orang pemotor asal Kelua, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, duduk beristirahat melepas lelah. Mereka mengaku akan kembali ke tempat mereka mencari nafkah, yaitu di Buntok, Kabupaten Barito Selatan.
Sedangkan keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anak perempuannya, yang menggunakan mobil jenis minibus, malah ke arah sebaliknya. Mereka menuju Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel.
“Orangtua kami ada di Muara Teweh, Pak. Karena sudah habis melepas rindu, dan cukup lama kami menunggu mereka, sekarang pulang lagi ke kampung, ” tutur sang ayah yang menyetir mobilnya nonstop itu.
Baca Juga : Playlist “Mudik Digital”: Rekomendasi Podcast dan Audiobook untuk Teman Mudik Lebaran
Di Masjid An Nur sendiri, rupanya juga sudah bekerjasama dengan program mudik dari pemerintah. Terbukti ada tempelan kertas berisi info agar pemudik bisa men-scan barcode yang disediakan untuk bisa dipantau jumlahnya dalam rumah ibadah yang disinggahi.
“Cara ini kami rasa cukup efektif untuk mengetahui berapa jumlah pemudik yang singgah di sini. Setidaknya, pemerintah tak kesulitan atau mengira-ngira dalam input data, ” komentar Maslan, salah seorang ASN yang ditemui sedang melaksanakan ibadah sholat dhuhur tadi di masjid tersebut. [Red]














Discussion about this post