Ketua DPD PDIP Kalteng Arton S. Dohong menegaskan partai yang dipimpinnya sangat terbuka bila
ada kader dari partai lainnya yang ingin berkoalisi untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah
(Pilkada) Tahun 2020 mendatang.
kaltengtoday.com-Palangka raya-Penegasan ini dikatakan Arton saat ditanya mengenai kesiapan PDIP Kalteng dalam menghadapi pilkada untuk memilih gubernur dan wakilnya serta Bupati Kotawaringin Timur dan wakilnya.
“Kita siap untuk berkoalisi dengan siapapun, tapi tentunya harus melalui mekanisme yang sudah di tetapkan yakni berdasarkan hasil survey yang kita lakukan,”ujarnya.
Dipaparkannya, siapapun mempunyai hak untuk mendaftar ke PDIP dan masing masing yang mendaftar itu sudah pasti mempunyai latar belakang ( backgroud) sendiri- sendiri misalnya dia berasal dari partai ini partai itu.
Tapi bagi PDIP kalau tidak ada kader sendiri yang bisa diambil dan memungkinkan untuk menang, toh dengan kader dari partai lain juga tak masalah, tapi dengan cacatan kebersamaan ini tak boleh hanya pada saat pemilihan saja nanti setelah menang lalu menghilang,tegasnya.
“Karena namanya politik harus punya etika seperti sumbernya apa, darimana saya. Jadi janganlah seperti beberapa kepala daerah yang setelah diusung lalu lupa, itu tdak boleh karena hubungan komunikasi yang baik harus terus terjalin. Sebab apapun alasannya partai sangat besar andilnya bagi kemenangan para calon yang bertarung menjadi kepala daerah,”ujarnya.

Menyinggung progres berkas pendaftaran para bakal calon yang jumlahnya mencapai 26 orang itu dijelaskan mantan Bupati Gunung Mas periode 205-2019 itu bahwa saat ini semua berkas bakal calon sudah diserahkan kepada DPP PDIP untuk kemudian nantinya dilakukan penjaringan.
“Saat ini semua berkas sudah diserahkan ke DPP PDIP dan sekarang menjadi kewenangan mereka untuk melakukan penjaringan. Kita masih belum tahu apa yang mereka lakukan terhadap dokumen itu,”katanya.
Ia juga menyebutkan, sembari menunggu petunjuk DPP PDIP lebih lanjut, saat ini yang dilakukan DPD PDI kalteng yakni melakukan pemetaan terhadap semua bakal calon. Pemetaan para bakal calon ini penting karena djadaikan salah satu acuan untuk melihat kekuatan para calon yang nantinya akan direkomundasikan sehingga mereka memiliki potensi tingkat keterpilihan yang tinggi (elektabilitas), “Kalau dihutung secara prosentasi, pemetaan yang kita lakukan ini sudah mencapai sekitar 60 persen,”Pungkasnya.
Dhan – KT














Discussion about this post