Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemerintah pusat tengah menggencarkan wacana pembangunan sekolah rakyat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Namun, rencana tersebut dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak di Kota Palangka Raya.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menilai program pendidikan gratis yang sudah berjalan di wilayah ini telah cukup menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan.
“Sekolah rakyat belum terlalu mendesak untuk saat ini. Sekolah negeri masih mampu menampung dan memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat,” ucapnya, Minggu (27/4/2025).
Ia berharap pemerintah lebih memprioritaskan peningkatan kualitas sekolah yang sudah ada. Perhatian, kata Arif, perlu difokuskan pada perbaikan fasilitas, peningkatan mutu pengajaran, serta penambahan dukungan anggaran jika diperlukan.
Baca Juga : Realisasi Sekolah Rakyat Perlu Perhatikan Hak Tenaga Pengajar
“Membangun sekolah baru bukan hal yang sederhana. Banyak aspek yang harus dipersiapkan, mulai dari lahan, infrastruktur, tenaga pengajar, hingga kesiapan anggaran,” tambahnya.
Meski demikian, ia menegaskan tetap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Namun, kebijakan besar semacam ini tetap harus mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan.
“Sebagai wakil masyarakat, tentu kami mendukung upaya meningkatkan pendidikan. Hanya saja, perlu dilihat lagi situasi dan kebutuhan daerah sebelum memutuskan,” tandasnya. [Red]














Discussion about this post