Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya berkomitmen memperkuat kualitas inovasi daerah, sehingga capaian indeks inovasi meningkat secara berkelanjutan.
Menurut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, pihaknya saat ini tengah melakukan evaluasi capaian inovasi daerah beberapa tahun terakhir.
Baca Juga : Dinkes Palangka Raya Upayakan Tingkatkan Pemahaman Tentang Inovasi Nyamuk ber-Wolbachia
Sejak tahun 2021 hingga 2024, Kota Palangka Raya konsisten meraih predikat sebagai Kota Inovatif dari Kementerian Dalam Negeri, akan tetapi skor indeks yang diperoleh masih tergolong fluktuatif.
“Pada 2021 kita berada di angka 30,37. Tahun 2022 naik signifikan menjadi 53,19. Namun, di tahun 2023 menurun ke 47,30, dan pada 2024 kembali naik ke 50,21. Ini menunjukkan bahwa kita perlu memperkuat sinergi dan konsistensi antar perangkat daerah,” katanya kepada awak media, Rabu (25/6/2025).
Orientasi utama dalam berinovasi, ditekankannya, bukan sekadar meraih penghargaan atau status tertentu, namun dapat mendorong terciptanya kebijakan dan program yang lebih adaptif serta efektif.
Baca Juga : TP PKK Palangka Raya Dituntut Berinovasi dan Sinergi
“Tujuan utama inovasi adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan memperbaiki sistem pelayanan. Bukan hanya untuk mengejar nilai semata,” tutupnya.
Hal ini juga disampaikannya saat membuka Rakor Inovasi Daerah dan Bimtek Penginputan Inovasi Tahun 2025, Selasa (24/6/2025). [Red]














Discussion about this post