kaltengtoday.com – Banyaknya Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang berinvestasi di Kabupaten Kotawaringin Timur tentu banyak mendapatkan hasil terutama sekali bagi pendapatan daerah. Namun sayangnya, PBS itu justru diuntungkan dengan adanya investasi di Kotim. Sementara pemerintah daerah sendiri hanya bisa memberikan ijin tersebut untuk bisa PBS ini berinvestasi, tetapi pihak pemerintah tidak membuat kebun sendiri untuk menambah hasil pendapatan daerahnya.
Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), H Rudianur.
Ditegaskannya , jika memang banyak investasi masuk ke Kotim ini adalah peluang bagi pemerintaah daerah.
“Saya lihat pemkab hanya diam dan menunggu investasi ini masuk saja. Ini jika pemkab buat usaha perkebunan sendiri tentuny akan menambah penghasilan dan sudah pasti tenaga kerja juga akan terserap nantinya,”tegasnya, belum lama ini.
Dirinya berharap, meski sudah terlanjur PBS berinvestasi di Kotim, dirinya meminta agar lahan yang masih ada bisa digunakan pemerintah dijadikan lahan perkebunan.
“Paling tidak tanaman tersebut di tanam sekitar 10.000 hektar. Ini tentu akan menambah pemasukan daerah nantinya jika sudah panen,”harapnya.
Ini saran dan juga solusi kepada pemerintah daerah. Mengingat saat ini pemerintah daerah pendapatannya 1,9 triliun pada 2019 lalu.
“Jika mencapai 4 triliun kemungkinan besar pemerataan pembangunan bisa terakomodir. Tapi saat ini masih belum bisa, sebab hal ini disebabkan oleh pendapatan daerah yang serba terbatas,”pungkasnya.
NOOR/KT














Discussion about this post