kaltengtoday.com – Kasus pemerkosaan yang dilakukan seorang oknum guru honorer terhadap muridnya di salah satu sekolah Kecamatan Sebangau Kuala Jumat tanggal 21 Februari 2020, mendapat perhatian serius dari salah satu Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H Arif Rahman Hakim.
Bahkan, legislator PPP Pulpis ini mengutuk keras perbuatan yang dilakukan oleh oknum guru honorer tersebut.
“Saya mengutuk keras tindakan tersebut, dimana guru seharusnya menjadi panutan dan memberikan contoh yang baik bagi muridnya. Ini malah melakukan perbuatan bejad dengan menyetubuhi muridnya sendiri, dan parahnya lagi, perbutan tidak senonoh itu dilakukan di sekolah, ” kata Arif Rahman Hakim, Senin (24/2).
Hakim sapaan akrab pria yang juga menjabat Ketua PPP Pulpis dan Ketua Fraksi PPP DPRD Pulpis itu mengatakan, bahwa guru yang seharusnya menjadi panutan dan contoh yang baik bagi muridnya, sehingga ilmu-ilmu yang diajarkan dapat mendukung masa depannya muridnya lebih baik. Bukan malah merusak masa depannya muridnya, bahkan sampai trauma yang berkepanjangan.
“Perbuatan bejad yang dilakukan oknum guru kepada muridnya itu sangat mencoreng wajah dunia pendidikan, khususnya sekolah yang menaungi guru yang bersangkutan, ” ucapnya
Seagai anggota DPRD Pulang Pisau, saya sangat sesalkan peristiwa memalukan itu terjadi. Apalagi terjadi di lingkungan sekolah agama, “tegas Hakim.
Atas peristiwa tersebut, pihaknya berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Pendidikan agar lebih selektif dalam memilih tenaga pengajarnya, apalagi tenaga bantu atau honor.
Baca juga
7 Jam Hilang Di Sungai Kahayan, Akhirnya Jasad IM di Temukan
“Kepada aparat penegak hukum, saya berharap agar menindak pelaku dengan tegas, sesuai aturan yang berlaku, sehingga menjadi efek jera bagi pelaku, dan peringatan bagi tenaga pengajar yang lainnya untuk tidak melakukan perbuatan yang tidak terpuji, dan di karang agama tersebut,” tandasnya. BG-KT














Discussion about this post