“Sebarkan atau tularkan ilmunya sehingga (nantinya) lahan kelapa sawit yang ada di wilayah bapak ibu bisa terbebas dari Ganoderma. Dan masih banyak materi lain yang menarik untuk membuka peluang usaha,” ujar Direktur AKPY tersebut.
Pada pelaksaannya, AKPY dan Sawit Center Indonesia menghadirkan narasumber dengan latar akademisi yang sesuai di bidangnya. Materi yang disampaikan pun aplikatif dan adaptif, sehingga mudah dan dipahami peserta untuk dipraktikkan.
Sementara, Kepala Divisi Kemasyarakatan dan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi – BPDP, Helmi Muhansah menambahkan pada prinsipnya pihaknya mendorong agar masyarakat menciptakan produk turunan dari sawit, karena potensinya yang cukup besar untuk terus dikembangkan menjadi beragam produk bernilai tambah.
“Bahkan, saat ini BPDP tidak hanya mengembangkan kewirausahaan berbasis sawit, melainkan dari kakao dan kelapa. Kami juga sedang mendiskusikan Gerakan 1.000 UKMK Perkebunan, yang ada di 23 titik di wilayah Indonesia yang akan melibatkan organisasi masyarakat (ormas), seperti NU, Muhammadiyah, KADIN, HIPMI, dan organisasi mahasiswa untuk menggerakkan kewirausahaan,” terangnya, secara virtual, pada Senin (25 Agustus 2025).
“Jadi, nantinya ormas-ormas yang menjadi mitra BPDP, akan didorong untuk menciptakan produk berbasis perkebunan, bagi yang belum memiliki kompetensi akan diberikan pengetahuan UKM berbasis perkebunan,” imbuh Helmi.
Baca Juga : Pertambahan Areal Kebun Sawit Diduga Jadi Faktor Penyebab Tambahan Meningkatnya Iklim
Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga berencana mendirikan Rumah UKMK Perkebunan yang akan menampilkan produk UKMK Perkebunan. Oleh karena itu, melalui pelatihan (workshop) ini, akan muncul produk yang bisa di-display.
“Mudah-mudahan pelaku usaha kecil dari Kobar bisa menjadi mitra dari BPDP, yang produknya bisa didisplay di Rumah UKMK Perkebunan, nantinya. Tentunya, produk dari turunan sawit, kakao dan kelapa. Jika di Kobar potensi perkebunan sawit, maka harapannya ada produk berbasis sawit,” jelas Helmi.
Saat ini, BPDP memiliki katalog produk UKMK Sawit: 100 produk berbasis sawit yang dapat menginspirasi para pelaku usaha di Indonesia.
“Pada intinya, kami sangat mengapresiasi dari kegiatan ini, dan menanti produk yang dihasilkan dari kegiatan (workshop), bukan hanya rekomendasi melainkan produk nyata yang dapat dikurasi dan ditampilkan,” pungkas Helmi.














Discussion about this post