Kaltengtoday.com, Sampit – Perseteruan yang sempat mengemuka di lingkungan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), antara Anggota DPRD Kotim Hairis Salamad dan pejabat struktural Taufik Nurdin, akhirnya menemui titik terang. Kedua belah pihak menyatakan berdamai dan saling memaafkan, Selasa (15/07/2025), dalam pertemuan yang difasilitasi langsung oleh Plt Kepala Dinas, Jhony Tangkere.
Setelah sebelumnya kasus ini menyita perhatian publik hingga masuk ke ranah partai politik dan lembaga legislatif, penyelesaian secara kekeluargaan menjadi jalan tengah yang dipilih oleh kedua pihak. Plt Kadis Koperasi, Jhony Tangkere, mengonfirmasi bahwa pertemuan mediasi berjalan dalam suasana penuh keikhlasan.
Baca Juga : BK DPRD Kotim Akan Usut Kasus Pecah Meja, Panggil Semua Pihak Terkait
“Permasalahan ini sudah dianggap selesai. Mereka berdua, Hairis dan Taufik, telah menyatakan saling memaafkan dengan tulus. Tidak ada lagi yang perlu dipersoalkan,” terang Jhony kepada awak media, usai memimpin pertemuan damai tersebut.
Taufik Nurdin, yang sebelumnya disebut sebagai pihak yang merasa tersudut akibat pernyataan publik Hairis, juga membenarkan bahwa konflik telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Saya bersyukur masalah ini bisa selesai dengan baik. Kami difasilitasi oleh Pak Kadis dan teman-teman dari dinas lainnya. Sekarang semua sudah kami maafkan dan saling memahami,” kata Taufik.
Tak hanya mengakhiri konflik, dalam pertemuan tersebut keduanya bahkan menemukan titik kedekatan yang sebelumnya tidak disadari. Hairis Salamad menyampaikan bahwa dari percakapan yang hangat saat mediasi, ternyata dirinya dan Taufik memiliki hubungan kekeluargaan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Jhony dan semua pihak yang sudah memfasilitasi pertemuan ini. Ternyata kami berdua ini masih ada hubungan keluarga. Jadi tentu lebih baik jika semua diselesaikan dengan damai,” Demikian Hairis.
Langkah Damai, Meredam Polemik
Upaya damai ini dinilai sebagai langkah bijak untuk meredam ketegangan yang sempat melebar ke berbagai pihak, termasuk internal partai dan masyarakat. Ketua DPD PAN Kotim, M. Rudini Darwan Ali, yang sebelumnya telah mengambil sikap tegas dengan memanggil Hairis untuk klarifikasi, juga menyambut baik upaya damai ini.
“Kita hargai sikap saling memaafkan itu. Tapi tentu hal ini tetap menjadi catatan di partai, juga dalam hal ini agar jangan sampai terulang. Perdamaian personal adalah langkah positif, kami sangat mendukung, secara garis partai kami juga sudah menegur,” ujar Rudini dalam pernyataan terpisah.
Baca Juga : Ketua DPD PAN Kotim Angkat Bicara Terkait Insiden Pecahnya Kaca Meja Kantor Dinas Koperasi
Penyelesaian damai ini diharapkan menjadi contoh penyelesaian konflik yang mengedepankan musyawarah dan etika sosial, khususnya di lingkungan birokrasi dan politik lokal.
Sementara itu, publik menantikan bagaimana hasil evaluasi menyeluruh partai terhadap dinamika yang terjadi, termasuk konsistensi kehadiran Hairis Salamad dalam menjalankan tugas kedewanan yang sebelumnya juga menjadi sorotan. Namun untuk saat ini, konflik yang sempat memanas telah resmi dinyatakan selesai dan ditutup secara damai oleh kedua belah pihak. [Red]














Discussion about this post