Kaltengtoday.com, Sampit – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, melaksanakan reses perseorangan di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan publik.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian, di antaranya kondisi jalan yang rusak, jembatan kayu yang memerlukan perbaikan, perlunya normalisasi sungai untuk mengurangi risiko banjir, penanganan sampah di Sungai Mentaya, hingga pembaruan data masyarakat miskin dan bantuan rumah tidak layak huni.
Abdul Hafid menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kelurahan dan masyarakat yang telah memanfaatkan kegiatan reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan di wilayahnya.
Baca Juga : DPRD Kotim Kembali Desak Penanganan Banjir Permanen: 20 Desa Terendam, Jembatan Putus, Sekolah Lumpuh
“Saya berharap pertemuan ini bisa memberikan informasi terkait hal-hal yang perlu mendapat perhatian pemerintah provinsi, khususnya kebutuhan di Baamang Tengah,” ujarnya, Kamis (4/4/2026).
Ia menegaskan bahwa data dan informasi dari masyarakat menjadi dasar penting bagi DPRD dalam memperjuangkan berbagai program pembangunan.
“Kalau tidak ada data dan informasi, kami juga tidak bisa bergerak. Jadi kami minta masukan, baik terkait program baru maupun evaluasi program lama yang belum berjalan optimal,” katanya.
Menurut Abdul Hafid, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat pembangunan. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga DPR RI agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diakomodasi melalui berbagai sumber pendanaan.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan warga sesuai kewenangan masing-masing instansi, sehingga persoalan infrastruktur, perumahan, dan penanganan banjir di Baamang Tengah dapat ditindaklanjuti secara bertahap.[Red]














Discussion about this post