Kalteng Today – Palangka Raya, – Imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan seperti tak berlaku bagi warga yang rela mengantri pembagian daging kurban di Mesjid Nurul Islam kawasan Pasar Besar Kota Palangka Raya pada Jum’at (31/7/2020) sore.
Terlihat ratusan warga Kota Palangka Raya yang membawa kupon sudah menunggu sejak Pukul 13.00 WIB hingga pembagian dilaksanakan oleh panitia.
Tidak hanya sampai disitu, para pengantri juga terpantau banyak yang membawa anak-anak.
Saat diwawancarai awak media Sekrestaris Masjid Haji Ardiansyah Ruslan yang juga panitia pembahian daging qurban ini menuturkan, bahwa kegiatan seperti ini sudah menjadi kebiasaan setiap tahunnya saat Hari Raya Idul Adha di Masjid Nurul Islam Palangka Raya.
“Kami selaku panitia sudah berupaya memberikan imbauan agar masyarakat yang mengambil daging qurban mematuhi protokol kesehatan dan jaga jarak, tapi banyak yang tidak mau di atur” ucapnya.

Lebih lanjut dia dijelaskan, pihaknya mengakui belum bisa mengantar ke rumah-runah warga yang mendapatkan kupon pembagian daging qurban karena keterbatasan jumlah panitia.
“Sebenarnya pembagian daging qurban ini lagsung diantar ke rumah warga, karena kita keterbatasan jumlah panitia, terpaksa kita bagian di sini” jelasnya.

Hewan qurban yang disembelih di Mesjid Nurul Islam Palangka Raya ini, Sekrestaris Masjid Haji Ardiansyah Ruslan mengatakan ada sebanyak 9 ekor sapi yang merupakan sumbangan dari Gubernur Kalteng, Walikota Palangka Raya, Kepala Dinas PU Provinsi Kalteng dan dari Masyarakat.
“Dari 9 ekor itu 1 ekor daru Gubernur H. Sugianto Sabran, 1 ekor dari Wali Kota Fairid Naparin, dan 1 ekor dari Kadis PU Provinsi dan sisanya dari masyarakat,”jelasnya.
Baca Juga :Â Malam Lebaran, Sabhara Polda Kalteng Gagalkan Aksi Balap Liar
Dan untuk daging nantinya akan dibagikan ke masyarakat terutama disekitar masjid sekitar 1.300 bungkusan, Kalau memang mencukupi sisanya nanti akan diberikan kepada warga yang membutuhkan, tutupnya. [Red]














Discussion about this post