kaltengtoday.com, Palangka Raya – Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, Polda Kalteng berinovasi dalam pelayanan kesehatan dengan mengadakan mobil Kesehatan Mobile atau Kesmob.
Kesmob tersebut secara resmi di launcing langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya, Kompol dr. Anton bertempat di halaman Paviliun Presisi Rumkit Bhayangkara setempat, Rabu (6/7) pagi.
“Untuk pelayanan Kesmob ini kami telah menyediakan personel dan sarana pelayanan kesehatan sederhana yang bisa diakses masyarakat selama 24 jam, cukup menghubungi emergency call di 0811 5201 551,” katanya kepada awak media.
Lebih lanjut dirinya menerangkan, akan ada personel dari Tim Kesmob yang nantinya datang menggunakan mobil. Dalam kendaraan tersebut ada beragam alat kesehatan yang telah disiapkan dan digunakan untuk tindakan kegawatdaruratan maupun pemberian layanan kesehatan secara sederhana.
Baca Juga :RS Bhayangkara lakukan Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
“Personel yang tergabung dalam Tim Kesmob ini, tentunya telah dibekali dengan pelatihan-pelatihan sederhana terkait Bantuan Hidup Dasar (BHD),” ungkapnya.
Selain itu, dirinya menambahkan teknik evakuasi kegawatdaruratan kepada masyarakat dan pengetahuan tersebut nantinya juga akan disebarluaskan kepada masyarakat.
Pihaknya juga menerangkan, terdapat beberapa contoh kegawatdaruratan yang sering kali terjadi di masyarakat. Seperti serangan jantung, persalinan, kecelakaan, dan lainnya. Dengan penanganan dan perlakuan yang tepat dan cepat, keberhasilan dalam memberikan pertolongan semakin besar.
“Kami sudah siagakan dokter, perawat, driver, dan administrasi yang siap memberikan pelayanan 24 jam,” tegas dr. Anton.
Selain itu, pihaknya juga pemberian penghargaan kepada Tenaga Kesehatan Anastesi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya atas peran serta mendukung pelayanan bakti kesehatan operasi bibir sumbing dan lelangit dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-76.
Baca Juga : Cegah Penyalahgunaan Narkoba, RS Bhayangkara Gelar Tes Urine Bagi Anggota
“Ucapan terimakasih saya haturkan kepada Tenaga Kesehatan yang telah membantu dan mensukseskan kegiatan kemanusiaan melalui pelayanan bakti kesehatan operasi bibir sumbing dan lelangit yang dilakukan secara gratis”, demikian Anton. [Red]














Discussion about this post