Kalteng Today
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kalteng Today

Kontroversi “Thirty-Nine”, Drama yang Dituduh Romantisasi Perselingkuhan

by Nur Arifa
11/03/2022
A A
Kontroversi “Thirty-Nine”, Drama yang Dituduh Romantisasi Perselingkuhan

Drama Thirty Nine (JTBC Drama)

kaltengtoday.com, Entertainment – Perselingkuhan selalu jadi hal sensitif yang dimusuhi hampir semua orang, terutama bagi pasangan yang udah menikah atau bahkan masih berpacaran. Tentu, perbuatan satu ini jadi hal yang gak dibenarkan.

Tapi, apa jadinya kalau ada tontonan yang dianggap meromantisasi atau mendukung perbuatan tersebut? Hal ini yang belakangan ramai di kalangan penggemar drama korea terbaru, berjudul Thirty-Nine.

Dibintangi oleh jajaran bintang top Korea mulai dari Jeon Mi-do, Son Ye-jin, dan Kim Ji-hyun, drama ini punya genre slice of life yang menceritakan soal tiga orang sahabat yang menghadapi kehidupan di akhir usia 30-an, atau lebih tepatnya 39 tahun.

Waktu perilisan teaser dan promosi awal, Thirty-Nine banyak dinanti karena menjanjikan pesan moral yang mendukung kaum perempuan di kisaran usia tersebut, sebagai kalangan berusia matang yang masih bersemangat buat mengeksplor diri lebih luas lagi.

Di episode pertama penayangannya drama ini pun mendapat banyak respons positif, begitupun memasuki episode kedua dan seterusnya. Tapi, di saat bersamaan respons positif tersebut datang bersamaan dengan kritik dari K-Netz, yang menganggap kalau drama Thirty-Nine meromantisasi perselingkuhan.

Salah satu karakter utama yang berselingkuh

Kontroversi “Thirty-Nine”, Drama yang Dituduh Romantisasi Perselingkuhan
Jeon Mi-do sebagai Jeong Chan-young (JTBC)

Pencinta drama korea di Indonesia pasti udah gak asing dengan aktris Jeon Mi-do, sosok yang banyak dikenal lewat peran Chae Song-hwa di drama persahabatan Hospital Playlist.

Di drama Thirty-Nine, aktris tersebut memerankan karakter bernama Jeong Chan-young, satu dari tiga perempuan yang bersahabat tapi divonis menderita kanker stadium akhir dan diperhitungkan bisa bertahan hidup dengan sisa waktu 6 bulan lagi.

Di lain sisi, karakter Chan-young diketahui punya hubungan spesial dengan seorang pria bernama Jin-seok yang sebenarnya sudah berpacaran sejak mereka masih muda. Tapi, pria tersebut menikah dengan perempuan lain yang ternyata berbohong soal anak dan kehidupan rumah tangga mereka.

Gara-gara itu, Jin-Seok akhirnya lebih memilih tetap berhubungan dengan Chan-young. Di bagian cerita ini lah, banyak penonton yang menganggap kalau drama Thirty-Nine meromantisasi perselingkuhan, meski karakter pria juga gak sepenuhnya salah karena sang istri udah berbohong sejak awal pernikahan mereka.

Penonton semakin dibuat geram, sewaktu ada adegan Mi-jo yang diperankan oleh aktris Son Ye-jin, membela Chan-young sewaktu ‘dilabrak’ oleh istri Jin-seok, bahkan Mi-jo sampai berlutut di depan istri Jin-seok, supaya gak mengganggu hubungan Chan-young dan Jin-seok yang padahal suaminya sendiri, dengan alasan membuat Chan-young bahagia di sisa hidupnya.

Baca Juga :Keren! Ilustrator Indonesia Garap Video Musik Animasi Milik Grup Korea Epik High

Dianggap tidak etis dan menyayangkan aktris sekelas Son Ye-jin harus melakukan adegan tersebut, banyak Knetz yang akhirnya menyalahkan penulis naskah drama Thirty-Nine.

Sikap tim produksi dan penundaan tayang

Kontroversi “Thirty-Nine”, Drama yang Dituduh Romantisasi Perselingkuhan
Drama Thirty Nine (JTBC Drama)

Sampai kabar ini ramai diperbincangkan di jagat maya, sayangnya pihak produksi sama sekali belum angkat suara soal kritik yang disampaikan penonton. Selain tayang di Netflix, Thirty-Nine sendiri memang diproduksi dan tayang di stasiun televisi JTBC.

Sebelumnya, JTBC sendiri juga tersandung kontroversi besar karena drama populer sebelumnya yakni Snowdrop, yang dibintangi Jisoo Blackpink dan Jung Hae-in dianggap mendistorsi (memutar balikkan fakta) sejarah yang berkaitan dengan Korea Utara.

Selain pihak produksi yang belum memberi pernyataan atau respons resmi, drama Thirty-Nine yang di hari Rabu dan Kamis kemarin harusnya menayangkan episode ke 7 dan 8 pun nyatanya harus mengalami penundaan tayang karena adanya Pemilu di Korea Selatan.

Baca Juga : Meski Berbudget dan Pasang Aktor Besar, Ternyata Drama Korea Ini Menggelepar

Gimana komentar kalian yang udah nonton drama satu ini, setuju kalau drama Thirty-Nine meromantisasi perselingkuhan? [Red]

Tags: EntertainmentPerselingkuhanRomantisasiThirty-Nine

Baca Juga

Jalan Diputus, Majelis Basara Hai Dihadang Sekuriti PT BAP

Jalan Diputus, Majelis Basara Hai Dihadang Sekuriti PT BAP

24/08/2026

...

Empat Kali Sidang Tanpa PT BAP, Marwah Hukum Adat Dayak Kalteng Ditangan Majelis Basara Hai

Empat Kali Sidang Tanpa PT BAP, Marwah Hukum Adat Dayak Kalteng Ditangan Majelis Basara Hai

22/08/2026

...

Pondok Berdiri di Tengah Sengketa 172 Hektare, Warga Sebabi Berhadapan dengan PT BSK

Pondok Berdiri di Tengah Sengketa 172 Hektare, Warga Sebabi Berhadapan dengan PT BSK

21/08/2026

...

Dari Palangka Raya, Tangan Gubernur Sentuh Bara Konflik Lahan Sebabi : PT BAP Didorong Cabut Gugatan

Dari Palangka Raya, Tangan Gubernur Sentuh Bara Konflik Lahan Sebabi : PT BAP Didorong Cabut Gugatan

20/08/2026

...

17 Tahun Jarak Sertifikat dan Pelepasan Hutan, Lima Petani Sebabi Gugat Dua Perusahaan Rp5 Triliun

17 Tahun Jarak Sertifikat dan Pelepasan Hutan, Lima Petani Sebabi Gugat Dua Perusahaan Rp5 Triliun

20/08/2026

...

Discussion about this post

ARTIKEL TERBARU

Jalan Diputus, Majelis Basara Hai Dihadang Sekuriti PT BAP
Berita

Jalan Diputus, Majelis Basara Hai Dihadang Sekuriti PT BAP

24/08/2026
Empat Kali Sidang Tanpa PT BAP, Marwah Hukum Adat Dayak Kalteng Ditangan Majelis Basara Hai
Berita

Empat Kali Sidang Tanpa PT BAP, Marwah Hukum Adat Dayak Kalteng Ditangan Majelis Basara Hai

22/08/2026
Pondok Berdiri di Tengah Sengketa 172 Hektare, Warga Sebabi Berhadapan dengan PT BSK
Berita

Pondok Berdiri di Tengah Sengketa 172 Hektare, Warga Sebabi Berhadapan dengan PT BSK

21/08/2026
Dari Palangka Raya, Tangan Gubernur Sentuh Bara Konflik Lahan Sebabi : PT BAP Didorong Cabut Gugatan
Berita

Dari Palangka Raya, Tangan Gubernur Sentuh Bara Konflik Lahan Sebabi : PT BAP Didorong Cabut Gugatan

20/08/2026
17 Tahun Jarak Sertifikat dan Pelepasan Hutan, Lima Petani Sebabi Gugat Dua Perusahaan Rp5 Triliun
Berita

17 Tahun Jarak Sertifikat dan Pelepasan Hutan, Lima Petani Sebabi Gugat Dua Perusahaan Rp5 Triliun

20/08/2026
Di Balik Gugatan Rp104 Miliar, HGU dan GRTT PT BAP Belum Terungkap di Sidang
Berita

Di Balik Gugatan Rp104 Miliar, HGU dan GRTT PT BAP Belum Terungkap di Sidang

19/08/2026

Kalteng Today

Ikuti Kami di Media Sosial

TrustWorthy News

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Nasional
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik

Download Aplikasi

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Tips Trik

Download Aplikasi

© Hak cipta 2022 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan

No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini

© Hak cipta 2021 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.