kaltengtoday.com, Entertainment – Setelah melakukan serangkaian konser, band legendaris era akhir ’80-an dan dekade ’90-an, Guns N’Roses, akhirnya kembali ke dapur rekaman. Single EP terbaru paska bergabungnya lagi Slash dan Duff Mc Kagan; Hard Skool, yang dirilis 24 September 2021, juga merupakan titel mini album GNR yang berisi 4 lagu.
Kalau dicermati, terlihat GNR masih ingin mengajak pendengarnya bernostalgia ke era keemasan mereka di 1990-an. Warna hard rock (cenderung rock n’roll kental) tetap dipertahankan, Sedikit beda, mungkin Axl Rose baru umbar lengkingan di sepertiga bagian lagu. Sepertinya ia hendak menunjukkan jika teriakan khasnya belumlah berubah meski usia sudah tak muda lagi.
Secara musikalitas, Hard Skool memang memperlihatkan kegarangan gitar Slash yang juga jadi bagian utama GNR. Permainan distorsinya seperti tetap dipertahankan sebagai warna penting, dan lagu ini masih nyaman didengar. Apalagi ketika berada di mobil, menyetir sendirian di tengah perjalanan.
Baca Juga : Musisi dan Artis Lokal Kapuas Gelar Penggalangan Dana Korban Banjir di Kalteng
Yang agak berbeda, adalah single Absurd, di mana seolah band asal Los Angeles ini, ingin menunjukkan pula ‘fleksibilitas’mereka terhadap perubahan jaman. Namun malah terdengar aneh, dan “really, it’s not GNR!”..Bagaimana jika tidak, jika Axl menggunakan sound ala loudspeaker dan ritme musik ala hip metal, yang jadinya malah mengesankan kalau ini bukan GNR, namun Rage Against The Machine atau mungkin Slip Knot.
Baca Juga : Winamp ‘Bangkit Dari Kubur’, Siap Saingi Spotify?
Yang unik, Axl, Slash, Duff, Dizzy Reed (keyboard), Richard Fortus (gitar ritem), Melissa Reese (keyboard, penyintesis) serta Frank Ferrer (dram), tidak berunding menentukan konsep untuk mini album terbaru ini. “Semuanya mengalir. Kami ingin berbeda dan tidak bicara mengenai hal itu. Dan buat kami, wow..keren!” ujar Axl & Duff di situs resmi mereka. [Red]














Discussion about this post