kaltengtoday.com, – Kuala Kurun – Saat ini, untuk harga bahan pokok sembilan bahan pokok (Sembako) di kabupaten Gunung Mas (Gumas) masih stabil dan tidak ada mengalami kenaikan atau penurunan harga, dan masih dapat dijangkau masyarakat yang ada di wilayah kabupaten setempat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lius Eveli mengatakan, sampai saat ini setelah pasca banjir, tidak ada kenaikan signifikan. Karena, harga sembako sudah kembali normal karena sekarang tingkat konsumsi masyarakat dinilainya sangat rendah.
“Dapat kita pastikan dan sesuai data yang kami dapat dari lapangan harga masih normal yang artinya masih stabil, karena tingkat konsumsi masyarakat masih rendah, hal itu disebakan adanya pendemi covid-19 ini,” kata Luis Eveli, menjelaskan ke awak media di kantor dewan setempat, Senin (25/10).
Lanjut dia menjelaskan, untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan besar, sepeti acara pernikahan ibadah dan lainya, masih belum normal. Hal itu juga, berkaitan dengan konsumsi sembako jadi agak rendah di dibanding dengan sebelum ada pendemi.
Dia menyambungkan, untuk persedian sembako sampai pada saat ini masih cukup.
“Memang dulunya ada keterlambatan dan Kekurangan bahan sembako, hal itu dikarenakan adanya banjir, jadi sekarang masih adanya persedian sembako cukup,” terangnya.
Baca juga : Legislator Gunung Mas Ini Setuju Truk Bermuatan Berat Ditertibkan
Sampai saat ini, dikatakannya, khususnya barang jenis telur di Kabupaten Gumas, masih ada dan dipasok oleh pengusaha lokal sehingga tidak ada lagi mengharapkan pasukan dari luar.
Baca juga : Dinkes Kabupaten Gunung Mas Fokuskan Vaksinasi di 14 Desa
“Untuk harga telur ayam ras, juga masih relatif murah dan bisa dijangkau masyarakat di Gumas, karena pasokan telur tidak lagi mengharapakan dari luar, sebab kelebihannya telur di daerah bisa bersaing dan masih terlihat segar,” demikian dia.[Red]














Discussion about this post