Kalteng Today – Kasongan, – Wakil Bupati Katingan Sunardi N Litang mengatakan, mimpi masyarakat Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan skala rumah sakit bakal segera terwujud. Karena Rumah Sakit (RS) Pratama Tipe D sekarang ini masih dalam proses penyelesaian proyek bangunannya.
” Pusat pelayanan kesehatan itu akan berdiri kokoh di sekitar kawasan kilometer 2 pada ruas jalan penghubung Jalan Desa Tumbang Samba menuju Kota Sampit, Kotawaringin Timur. Dengan lahan seluas 4,6 hektar dan 4.466 meter kuadrat untuk keseluruhan bangunan,” katanya, Senin (6/9).
Menurutnya, rumah sakit itu berada pada jalan penghubung antar provinsi. Topografi tempat berdirinya berada di kawasan dataran tinggi nan strategis yang terhubung tidak jauh dari Jembatan Samba.
” Dataran tinggi dipilih untuk membebaskan lokasi RS Pratama dari air banjir. Selama puluhan tahun lamanya masyarakat mengandalkan Puskesmas Tumbang Samba yang berada di tengah pusat Pemerintahan Kecamatan Katingan Tengah. Karena menjadi ironi pada saat musim penghujan, Puskesmas tersebut selalu tergenang air banjir luapan Sungai Katingan, sehingga pelayanan kesehatan terganggu,” Sebutnya. .
Menurutnya, RS Pratama ditarget selesai pada bulan November mendatang. Dana yang dialokasikan untuk pekerjaan fisik dan pengadaan alat kesehatan sebesar Rp 42 miliar.
Sekretaris Dinas Kesehatan Glorikus menjelaskan, RS Pratama Tumbang Samba akan mempekerjakan sebanyak 60 karyawan terdiri dari tenaga medis, paramedis dan non tenaga kesehatan. Formasi ini sudah diusulkan kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Katingan.
Mengenai kebutuhan petugas pada RS Pratama itu juga, menurut dia, pihaknya masih menunggu kesepakatan apakah mengambil petugas dari jajaran Dinas Kesehatan atau pengadaan petugas baru.
“Standar RS Tipe D mempunyai tenaga dokter umum, spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan, spesialis anak dan spesialis bedah. Tempat tidur sebanyak 50 unit,” jelasnya. .
Sejauh ini, progres pengerjaan fisik fasilitas RS Pratama mencapai 40 persen. Pihak pelaksana pekerjaan dapat menyelesaikan proyek pada bulan November mendatang.
“Material bangunan cukup dan jaringan listrik sudah kita clear-kan dengan pihak PLN Tumbang Samba,” imbuhnya.
Baca Juga :Â Jalan Ruas Provinsi Terputus, Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga Katingan
Ia mengaku optimistis bahwa RS Pratama Tumbang Samba pada tahun depan sudah dapat dioperasikan. Sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi bagi masyarakat. Bahkan, memberikan apresiasi kepada masyarakat yang dengan gigih turut memperjuangkan berdirinya Rumah Sakit Pratama.
“Rumah sakit ini rumah sakit yang diperjuangkan masyarakat sejak tahun 2016 lalu. Dan akhirnya dapat terwujud, kita sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post