Kalteng Today – Palangka Raya – Kemajuan teknologi mendapat sorotan dari banyak kalangan. Seperti halnya Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Ferry Khaidir yang menyampaikan generasi muda harus tetap mampu mempertahankan kearifan lokal.
Dirinya mengingatkan kepada generasi muda agar kemajuan teknologi di masa sekarang ini jangan sampai melupakan kebudayaan, seperti adat istiadat dan juga permainan.
“Disaat sekarang kita sudah jarang menemukan anak – anak kita bermain permainan seperti Bagasing, Logo, dan juga permainan lokal kita,” katanya kepada awak media, Selasa (31/8).
Politisi muda PDI Perjuangan Kalteng ini meminta agar seluruh kaum milenial di Bumi Tambun Bungai dapat kembali melestarikan permainan – permainan lokal dan tidak hanya terlena dengan permainan luar atau Game Online.
“Jangan hancurkan dunia anak atau generasi kita dimasa depan, terutama dengan membiasakan mereka bermain game online,” tuturnya.
Menurutnya, beberapa waktu lalu dalam Reses atau Kunjungan Kerja (Kunker), dirinya menyempatkan untuk ikut serta dalam permainan Bagasing, bersama dengan anak – anak yang ada di Desa Durian Kait.
“Para orang tua juga harus tegas dalam mengingatkan kepada anak, agat tidak berlebihan dalam bermain, baik game online maupun permainan lokal, karena sesuatu yang berlebihan, tentu sangat tidak baik. Maka tugas kita sebagai orang tua harus dapat melakukan kontrol yang baik,” terangnya.
Baca juga :Â Makanan Tradisional Harus Dilestarikan
Lebih lanjut, legislator asal Daerah Pemilihan II Kalteng yang mencakup Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur tersebut berharap agar permainan – permainan lokal tetap lestari dan kemajuan teknologi juga tetap mampu memberikan dampak baik bagi perkembangan anak.
“Sebelumnya juga kami telah berkeliling ke beberapa daerah, terkhusus di Dapil II, untuk memperjuangkan berbagai hal yang dapat kita usahakan, demi kemajuan daerah,” tukasnya.[Red]














Discussion about this post