Kalteng Today – Sampit, – Saat ini masih ada 49 Desa di Kabupaten Kotawaringin Timur yang belum terjangkau aliran listrik PLN, karenanya besar harapan masyarakat agar Program Kotim terang dapat segera terwujud.
Hal tersebut diungkapkan, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Juliansyah ia menyarankan pemerintah kabupaten memperkuat sinergi dengan PT Perusahaan Listrik Negara untuk mewujudkan program Kotim Terang.
“Kita semua berharap program Kotim Terang ini bisa terwujud. Masyarakat kita di pelosok desa juga berhak menikmati listrik PLN. Ini aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat setiap kali kami kunjungan,” kata Juliansyah, Jum’at 27 Agustus 2021 di Sampit.
Kendala yang sering dihadapi PLN adalah belum adanya jalan darat untuk mencapai desa. Ada pula kendala terjadi lantaran perusahaan perkebunan kelapa sawit belum bersedia memberi izin tanah mereka didirikan tower untuk dilintasi jaringan listrik.
Terkait kendala ini, Juliansyah yakin ada solusi yang bisa ditempuh. Pemerintah daerah perlu turun tangan membantu pendekatan kepada perusahaan sehingga pembangunan tower jaringan listrik bisa terlaksana.
Menurutnya, sangat disayangkan jika ini sampai mengganggu perluasan jaringan listrik. Tujuan perluasan jaringan listrik PLN ini untuk kemudahan masyarakat desa.
“Kami di DPRD siap membantu agar kendala-kendala karena ini untuk kepentingan banyak orang. Jadi, terlalu disayangkan kalau ada investor yang terkesan tidak mendukung masuknya listrik ke pelosok desa,” kata Juliansyah.
Baca Juga : DPRD Banyak Terima Aduan Tentang Toko Miras di Kotim Buka Lagi
Ditambahkan Juliansyah, listrik merupakan kebutuhan mutlak masyarakat. Tidak saja untuk kegiatan sehari-hari, pasokan listrik juga sangat penting dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.[Red]














Discussion about this post