Kalteng Today – Sampit, – Wakil Bupati Kotim, Hj Irawati mengatakan pada momentum Hari Kesaktian Pancasila atau Hari Lahirnya Pancasila, dirinya berpesan agar masyarakat Kotim untuk bisa menjauhi hal negatif khususnya perbuatan SARA. Karena, jika pikiran dan hati kita ingin memecah belah bangsa dan negara atas dasar SARA. Maka, daerah kita akan tidak akan aman dan banyak memunculkan perpecahan.
“Saya berharap agar setiap butir pada sila pertama sampai sila kelima bisa dimaknai oleh masyarakat dengan penghayatan dan aktualisasikan ke dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat tentunya,”jelas Wabup Kotim, Hj Irawati. Selasa, (1/6).
Terlebih di era modern saat ini, serba canggih dan juga arus informasi begitu cepat. Tentu hal ini harus dimaknai dengan pikiran dan kegiatan positif. “Dengan berkembangnya arus teknologi itulah, diharapkan masyarakat mampu menyaring informasi yang baik dan tidak memecah belah bangsa dan Negara,”harapnya.
Baca juga :Â Pemkab Kotim Raih WTP ke 7 Berturut-Turut
Dari pantauan Kaltengtoday, Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kotim Dra Rinie, Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin,Pj Sekretaris Daerah, Dandim 1015 Sampit Letkol Akhmad Safari, Kejaksaam Negeri Sampit dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kotim. [Red]














Discussion about this post