Kalteng Today – Palangka Raya, – Dalam rangka menghadapi musim kemarau yang rentan dengan kebakaran hutan dan lahan, Polda Kalteng terus meningkatkan kemampuan personelnya dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla tersebut dengan melaksanakan latihan gabungan dari berbagai Satker di Mapolsek Jekan Raya Jalan Lingkar Luar Mahir Mahar, Selasa (18/5/2021).
Selain meningkatkan kemampuan personel yang dibentuk dalam Tim Siaga Karhutla juga memastikan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Polda Kalteng dapat digunakan dan berfungsi dengan baik.
Saat ini ada ratusan personel dan puluhan armada taktis yang telah disiapkan baik dari Satbrimob, Ditsamapta, Ditreskrimsus dan Ditlantas Polda Kalteng.
Kabag Bin Ops Polda Kalteng, AKBP Murti, mengatakan dalam upaya latihan peningkatan kemampuan ini untuk mengantisipasi dan menanggulangi Karhutla di Kalteng.
“Saat ini Polda Kalteng menggerakkan 151 personel yang masuk ke dalam Tim Siaga Karhutla. Setiap harinya sekitar 46 personel akan melaksanakan piket siaga Karhutla dan menjadi garda pertama yang datang saat ada titik api” ujarnya, Selasa (18/5/2021).
Ia juga menjelaskan, Selain personel yang ada di Satker Polda Kalteng, ini juga berlaku untuk seluruh Polres jajaran.
“Jika di tahun dulu tidak ada piket, maka sekarang ada piket siaga Karhutla. Sehingga jika ada titik api maka tim akan bergerak memadamkan selain dibantu dari instansi lain,” jelasnya.

Terkait pelatihan kemampuan, personel senantiasa dilatih keterampilan, kecermatan, ketepatan dan kecepatan dalam menggunakan peralatan Karhutla sebab di Kalteng sangat rentan terhadap Karhutla jika memasuki musim kemarau panjang.
“Untuk itu keterampilan harus terus dilatih, baik keterampilan perorangan dan tim yang terlibat dalam memadamkan api. Ini merupakan perintah langsung dari Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo,” tegasnya.
Baca Juga : Polda Kalteng Miliki Mobil Ambulan Siaga Karhutla Dengan Fasilitas Genose C-19
Pelatihan juga dimaksudkan untuk pengecekan peralatan dan personel. Seperti diketahui, di Polri selalu ada penggantian personel.
“Dalam menanggulangi Karhutla kita memiliki sejumlah armada taktis yang dapat dioperasikan secepat mungkin jika ada titik api. Seperti mobil double cabin. AWC dan mobil modifikasi kemudian diperkuat dengan mobil ambulance sebagai pendukung jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post