Kalteng Today – Sampit, – Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Abdul Kadir menyarankan kepada Pemerintah Daerah setempat untuk perlu adanya penguatan kebijakan di bidang pertanian.
Hal ini disampaikan Abdul Kadir menyikapi diajukannya Rancangan Peraturan Daerah(Raperda ) Pencadangan Pangan ke DPRD Kotim.
“Ketahanan pangan dan ketersediaan beras akan dapat terwujud dengan baik apabila didukung dengan regulasi dan fasilitasi atau pendampingan pemerintah yang baik dalam bidang pertanian, karena itu penyelenggaraan program pertanian harus diperbanyak lagi,” kata Abdul Kadir, Jum’at 30 April 2021 di Sampit.
Menurut Kadir salah satu contoh misalnya, kurangnya minat masyarakat petani untuk menggarap lahan oleh karena pendapatan dari hasil pertanian yang masih belum mampu menopang kehidupan keluarga petani dengan baik.
“Bahkan ada petani yang cenderung merugi beberapa kali menggarap lahan pertanian. Salah satu keluhan adalah masih minimnya pendampingan yang dirasakan petani oleh pemerintah,” ungkapnya.
Baca Juga : Komisi IV DPRD Kotim,Segera Respon Aspirasi Kebijakan Larangan Truk Masuk Kota
Di sini, kata dia termasuk stimulasi dalam bentuk subsidi bibit, pupuk, alat pertanian, penyuluh pertanian hingga peran dan proteksi pemerintah dalam tataniaga beras dari petani.
Harapan Fraksi Golkar, lanjutnya, ini betul-betul menjadi fokus pemerintah kabupaten kedepan. Terlebih lagi setelah Kalteng dicanangkan sebagai kawasan Food Estate secara nasional.
“Tentu Kotim harus jadi daerah penyangga dengan mengambil bagian dalam program ini. Keberadaan Raperda Cadangan Pangan dan Ketersediaan jumlah beras ini dapat mewadahi ini semua untuk dapat memproteksi petani sehingga dapat sejahtera,” Demikian Abdul Kadir.[Red]














Discussion about this post