Kalteng Today – Palangka Raya, – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), melalui Ketua Komisi III, Duwel Rawing meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dapat kembali meningkatkan sosialisasi dampak dari pernikahan dini, sampai ke pelosok.
“Selama ini, peningkatan kasus pernikahan dini kerap terjadi di daerah pelosok dan Itu terjadi akibat minimnya pemahaman masyarakat akan pentingnya pendidikan serta minimnya sosialisasi dari pemerintah,” kata Mantan Bupati Katingan ini, Jum’at (30/4).
Dirinya mengungkapkan, sebagian besar masyarakat di pelosok daerah lebih memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan hal tersebut dirasa karena dampak dari pemikiran masyarakat condong ke arah menyambung hidup setelah lulus pendidikan.
“Mereka itu berpikiran yang penting bisa baca, menulis dan menghitung, itu sudah dirasa cukup. Maka dari itu, pola pemikiran seperti itu yang harus kita rubah, agar masyarakat dapat lebih mementingkan pendidikan,” tegasnya.
Baca Juga : DPRD Kalteng Minta Eksekutif Penuhi Ketersediaan Jaringan Internet di Pedalaman
Politisi senior PDI Perjuangan ini berharap agar pemerintah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, dapat menindaklanjuti permasalahan tersebut sehingga menekan tingkat pernikahan dini serta kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
“Harapannya kita dapat memberikan jaminan pendidikan yang mumpuni untuk anak – anak kita di daerah, sehingga angka pernikahan dini ini dapat kita tekan,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post