Kalteng today – Palangka Raya, – Food estate di Kalteng tidak hanya bicara soal padi, jagung dan kedelai tetapi terbagi dalam beberapa klaster yang akan dikembangkan seperti buah-buahan, sayur- sayuran, hortikultura dan peternakan modern terintegrasi
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Sri Suwanto di Palangka Raya.
“ Ibarat sebuah real estate sudah tersedia fasilitas dengan paket lengkap bagi penghuninya, begitu juga dengan food estate yang akan dikembangkan ini,” ujarnya seperti dikutip dari keterangan tertulis Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Selasa (27/4/2021) .
Hal yang paling penting kata dia adalah sistem terpadu yang akan memfasilitasi semua pihak yang terlibat dalam pengembangan program ini mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, pengembangan dan pemeliharaan agar tepat guna secara berkelanjutan.
“Food estate adalah pembangunan berbagai makanan. Food estate selain padi, nanti ada juga ternak, buah-buahan dan lainnya,”ujar Sri.
Untuk diketahui Food estate merupakan rencana Pemerintah Pusat dan menjadi salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Tahun 2020 – 2024 dibawah kendali dan pengawasan langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI) H. Joko Widodo dan dituangkan di dalam Peraturan Presiden RI Nomor 109 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.
Baca Juga : Pemkab Seruyan Bantu Perumahan Layak Huni Untuk Warga Berpenghasilan Rendah
Sri Suwanto menjelaskan lokasi Food Estate yang saat ini telah dilakukan kegiatan lapangan bukan merupakan Kawasan Hutan melainkan berasal dari Areal Penggunaan Lain (APL), namun Pemprov Kalteng telah mencadangkan lokasi yang beberapa diantaranya berada pada Kawasan Hutan Lindung (HL).
“Saya dengar food estate berada di hutan lindung, hutan konservasi, hutan produksi dan lain sebagainya. Memang sebagian baru kita usulkan bahwa ada sebagian yang masuk hutan lindung nantinya, tetapi pada saat ini adalah kegiatannya itu arealnya sudah existing dan sebagian besar sudah areal penggunaan lain atau APL, ” jelas dia. [Red]














Discussion about this post