Kalteng Today – Palangka Raya, – Selain persoalan fasilitas pendidikan yang dianggap kurang memadai, di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) juga menghadapi kekurangan tenaga pengajar, seperti yang diusulkan warga masyarakat Kecamatan Seribu Riam, Kabupaten Murung Raya, yang meminta adanya penambahan tenaga pendidik untuk ditempatkan di SMA Negeri 1 Seribu Riam.
Menurut Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) IV, yang mencakup Kabupaten Barito Utara (Barut), Barito Timur (Bartim), Barito Selatan (Barsel) dan Murung Raya, Siswandi, hal tersebut didapat saat melaksanakan reses perorangan beberapa waktu lalu.
“Usulan terkait penambahan tenaga guru di SMAN-1 Seribu Riam itu, sebenarnya sudah pernah diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang),” katanya, (20/4).
Lebih lanjut, berpacu pada usulan melalui Musrembang tersebut, seperti diketahui, belum terealisasi sampai saat ini, sehingga hal ini dikuatirkan dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar para peserta didik.
“Dalam hal ini, kami dari pihak DPRD diminta untuk dapat memperjuangkannya, sebab ini dirasa sangat berkaitan dengan peningkatan kualitas anak – anak kita kedepan,” tegasnya.
Baca Juga :Â Waket III DPRD Kalteng Kunker ke UPT. Setu Babakan
Dirinya menambahkan, guru di SMAN setempat saat tersebut sangat minim dan ditambah dengan jumlah peserta didik yang sangat banyak, sehingga para guru merasa cukup kewalahan dalam memberikan materi kepada para siswa.
“SMA di Kecamatan sudah pasti memiliki banyak peserta didik, sehingga Sarana Prasarana (Sarpras) termasuk tenaga guru harus disesuaikan, agar proses pengembangan SDM melalui kegiatan belajar-mengajar bisa berjalan dengan lancar. Jangan sampai penempatan tenaga pendidik itu hanya berputar di wilayah perkotaan saja,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post