Kalteng Today – Palangka Raya, – Warga masyarakat Desa Tumbang Miwan, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD Kalteng, agar dapat meneruskan ke pihak eksekutif, untuk dapat segera melakukan relokasi ke lokasi yang tidak rawan terdampak bencana.
Menurut Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, hal tersebut di ketahui informasi dari masyarakat setempat saat melaksanakan reses perorangan beberapa waktu lalu.
“Berdasarkan informasi Kepala Desa setempat, dulu pernah terjadi bencana tanah longsor. Akibat bencana tersebut, pemukiman penduduk saat ini menjadi rawan akan terjadi bencana lagi dilain waktu,” katanya, Jumat (16/4).
Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) I, yang mencakup Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gumas ini turut memahami apa yang dikuatirkan oleh masyarakat setempat, dan berencana segera berkomunikasi dengan pihak eksekutif, terkhusus dinas terkait.
“Untuk itu mereka sangat mengharapkan adanya program dari pemerintah untuk merelokasi warga Desa Tumbang Miwan ke lokasi yang tidak rawan bencana,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini mengakui permasalahan tersebut masuk persoalan tersebut merupakan kewenangan dari pemerintah pusat. Namun, pihaknya akan tetap membangun koordinasi bersama pemerintah provinsi maupun kabupaten, untuk mendapatkan solusi bagi masyarakat.
“Di Desa Tumbang Miwan itu ada sebanyak 1.500 jiwa lebih yang tinggal. Jangan sampai bencana kembali terjadi menghempaskan warga yang cukup banyak itu,” tegasnya.
Baca Juga : DPRD Kalteng Akan Tinjau Penolakan Pembuatan Sertifikat Tanah di Seruyan
Farida juga menambahkan, selain persoalan relokasi, masyarakat juga mengeluhkan ketersediaan air bersih, sehingga membuat aktivitas warga menjadi terganggu.
“Pernah ada 5 program air bersih yang masuk, tapi semua tidak dapat dipergunakan lagi. Dana desa tidak dapat digunakan untuk memperbaiki, karena khawatir akan memberi dampak hukum jika meneruskan proyek yang bermasalah,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post