Kalteng Today – Pulang Pisau, – Peran perempuan pada organisasi-organisasi non pemerintahan diharapkan mampu dalam menyeimbangkan pola dan perencanaan pembangunan yang berbasis pemerataan, dengan mengutamakan objek sektoral yang memiliki peluang penghasilan daerah optimal.
Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua II DPRD Pulang Pisau, Nova Selvia di ruangan kerjanya, Rabu (14/04/2021) .
Menurutnya, persamaan gender benar-benar harus direalisasikan secara nyata tanpa adanya diskriminasi atau intrik politik dalam setiap pengerjaan proyek-proyek pembangunan yang berskala daerah, seperti objek-objek vital lainnya.
“Dukungan dan peran para pihak, contohnya para kaum perempuan yang bekerja di kawasan, tempat, bangunan dan usaha yg menyangkut harkat hidup orang banyak, kepentingan dan atau sumber pendapatan besar negara yang memiliki potensi kerawanan dan dapat menggoyahkan stabilitas ekonomi, politik dan keamanan bila terjadi gangguan keamanan, mesti mendapatkan perlindungan dan perlakuan yang setara selayaknya makhluk sosial lainnya,” tandasnya.
Selain itu, dalam pola pemerintahan yang dijalankan dengan prinsip keterbukaan seperti Kabupaten yang dijuluki Bumi Handep Hapakat ini, memberikan ruang penuh kepada para perempuan yang berdedikasi, dan mengabdi dengan loyalitas tanggung jawab yang tinggi.
Baca Juga : Ketua DPRD Pulpis Meminta Kades Terpilih Jaga Komunikasi dan Koordinasi
“Dalam dunia politik seperti saya misalkan, bisa menjadi perhatian bagi perempuan yang butuh support dan semangat agar percaya diri untuk menggunakan keterampilan dan bakatnya dalam membangun daerah, yang mana tujuannya bukan hanya penyambung lidah rakyat tapi juga sebagai aspirasi apa dituangkan oleh rakyat daerah itu sendiri,” ungkapnya.
Maka oleh sebab itu, lanjutnya, pentingnya penerapan regulasi yang berkeadilan dalam konteks persamaan gender itu wajib ditaati oleh para pemangku-pemangku wilayah ataupun pejabat daerah setempat, guna menciptakan kebhinekaan yang realistis dengan cara berpikir kritis tanpa adanya rasa apatis. [Denny-KT]














Discussion about this post