Kalteng Today – Palangka Raya, – Warga Masyarakat Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kembali mengusulkan peningkatan Sarana Prasarana (Sarpras) pendidikan khususnya di SMAN-1 Sepang.
Aspirasi ini disampaikan kepada Wakil Ketua III DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Faridawaty Darland Atjeh. Usulan peningkatan sarpras pendidikan di SMAN 1 Sepang ini menurutnya sudah seharusnya mendapat perhatian dari eksekutif, terkhusus dari dinas terkait.
“Saat melaksanakan reses ke kecamatan Sepang, saya meninjau langsung bagaimana kondisi SMA di sana dan dari informasi yang disampaikan pihak sekolah, sebelumnya anggota legislatif lainnya, juga pernah berkunjung kesana. Namun usulan dan harapan yang disampaikan belum terealisasi sampai saat ini,” kata Faridawaty kepada awak media, saat dikonfirmasi via Whatsapp, Kamis (8/4).
Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini juga mengungkapkan masyarakat mengharapkan pembangunan pagar sekolah dan pembangunan Mushola untuk kegiatan ibadah siswa maupun guru.
“Sampai sekarang SMAN-1 Sepang belum memiliki pagar dan Mushola, jadi kita harapkan hal ini bisa mendapat perhatian pemerintah dalam rangka mendukung kegiatan serta menciptakan suasana nyaman dalam kegiatan belajar mengajar,” terangnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mendapat aspirasi dari guru honorer dan berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) dalam peningkatan kesejahteraan, mengingat honor yang diterima tenaga guru PTT, hanya berkisar Rp 750 ribu per bulan
“Honor guru PTT di SMAN-1 Sepang, hanya berkisar Rp 750 ribu per-bulan. Bahkan banyak tenaga guru PTT yang tidak punya tempat tinggal. Sehingga terpaksa ikut menumpang di rumah kerabat atau masyarakat,” tuturnya.
Baca Juga : 2021, DPRD Kalteng Lakukan Kerjasama Peliputan Dengan 22 Media
Dirinya menegaskan, seharusnya keadaan seperti ini jangan sampai luput dari perhatian pemerintah, karena guru merupakan ujung tombak dan memiliki kontribusi yang besar dalam dunia pendidikan.
“Saya akan perjuangkan agar harapan SMAN-1 Sepang dan catatan ini secepatnya saya sampaikan ke Pemerintah (Pemprov), mengingat kewenangan SMA dipegang Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post