Kalteng Today – Sampit, – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, diingatkan untuk terus membenahi akses infrastruktur agar seimbang dengan lajunya perkembangan dunia investasi di daerah sehingga kedepan persoalan bobot ketahanan badan jalan tidak lagi menjadi persoalan.
Hal itu diungkapkan, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Parimus SE, menurutnya dengan aktivitas angkutan yang dalam beberapa tahun terakhir kian marak, Pemkab Kotim harus sudah memikirkan solusi mempersiapkan jalan yang mampu menahan muatan sumbu terberat (MTS) lebih dari 8 ton.
“Memang kalau melihat dari fakta yang terjadi saat ini, pemerintah belum siap menghadapi lajunya arus investasi di daerah, itu terlihat dari kerusakan sejumlah badan jalan yang terjadi di Kota Sampit, hal itu bisa dikatakan kesiapan infrastruktur daerah kita saat ini belum mampu mengimbangi hal itu,” kata Parimus, Jum’at (9/4/2021) di Sampit.
Ia menegaskan aktivitas angkutan yang semakin marak di sejumlah ruas jalan harus sudah menjadi perhatian terutama dari kesiapan jalan yang dilalui angkutan tersebut agar dapat mampu menahan muatan yang lebih memadai sehingga usia jalan yang dilewati pun dapat bertahan lama.
“Jika infrastruktur hanya diperbaiki namun tidak ada peningkatan sama saja itu hanya menunda untuk sementara waktu sebelum kerusakan kembali terjadi seperti yang sudah-sudah, alhasil peralihan rute jalur akses angkutan kembali diarahkan ke dalam kota itu sangat riskan jika kembali terjadi,”jelasnya.
Baca Juga :Â BPK Entri Briefing Bersama Pemka Kapuas
Ia menambahkan, sudah saat ini pemerintah daerah memikirkan untuk solusi jangka waktu yang panjang terkait dengan umur badan jalan yang dilalui angkutan dengan muatan lebih dari 8 ton, terkait pembiayaannya itu bisa dicari solusinya bersama. [Red]














Discussion about this post