Kalteng Today – Kuala Kurun, – Saat ini, kondisi cuaca di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tidak menentu. Untuk itu, Pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gumas mengimbau masyarakat setempat agar selalu memperhatikan kondisi dan kebersihan lingkungan terutama, ketika cuaca ekstrem.
Ketua DPRD Kabupaten Gumas Akerman Sahidar menuturkan bahwa beberapa hari terakhir ini, kondisi cuaca di Kabupaten Gumas terlebih di Kota Kurun, kerap diguyur hujan dengan intensitas lebat, disertai angin kencang dan petir.
“Saat ini kondisi cuaca tidak bisa prediksi. Karena cuaca yang cerah tiba-tiba berubah menjadi hujan lebat disertai angin, maka kami minta dan mengimbau warga masyarakat untuk semakin waspada atas adanya potensi hujan ekstrem disertai angin dan petir,” ucap Akerman Sahidar, Minggu (21/2).
Menurut politisi senior dari PDIP ini menyebut, masyarakat juga harus bisa melihat serta membersihkan saluran drainase dari genangan sampah agar saluran air tidak tersumbat terutama di pemukiman. Termasuk mengecek pohon berusia tua untuk antisipasi musibah pohon tumbang saat angin kencang melanda.
“Kita juga meminta supaya jangan buang sampah sembarangan apalagi di saluran air. Terlebih pastikan ranting atau pun cabang maupun batang pohon yang kering dilakukan pemotongan hal ini dapat mencegah terjadinya pohon tumbang,” ujarnya.
Ketua DPC (PDIP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan yang indah, rapi dan bersih pun akan tercipta, sehingga selain potensi bencana diminimalkan, ancaman berbagai penyakit musiman pun terhindar. Juga kepada Pemda Gumas melalui instansi terkait dapat mendorong masyarakatnya meningkatkan upaya pengelolaan di lingkungan.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Ingatkan Jaga Kamtibmas Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kotim
“Kemudian warga yang tengah diperjalanan pada saat hujan diimbau agar tidak berteduh di bawah pohon besar ataupun papan-papan reklame apalagi ketika angin kencang dan hujan lebat karena rawan tumbang,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post