Kalteng Today – Kuala Kurun, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) sejak dulu mempercayakan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bahalap dalam mengelola sambungan rumah (SR) untuk PDAM sebanyak 6.178 yang tersebar di lima kecamatan di bumi, bermotto Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.
“Sekitar lima kecamatan yang dikelola PDAM Kabupaten Gumas selama ini, kalau total jumlahnya 6.178 SR, untuk Kecamatan Kurun sebanyak 3.166 SR, Tewah ada 1.636, Kahut sekitar 422, Manuhing 265, dan Kecamatan Mihing Raya ada 404 SR salah satunya di Desa Dahian Tambuk yan kita kelola,” ucap Kepala PDAM Guntur J Ruben, Rabu (17/2).
Sedangkan untuk tahun ini, dijelaskan Guntur menyebut, sudah diprogramkan dan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gumas, targetnya sekitar 500 SR. Mengingat, kata dia pelayanan di Kecamatan Tewah juga ada peningkatan kinerjanya.
“Akan tetapi, yang menjadi kendala kita di kecamatan Kurun ini adalah kapasitas kita yang dinilai offer-kapasitas. Sedangkan kapasitas kita hanya 40 liter saja perdetiknya, sedangkan pelanggan mencapai 3 ribu lebih,” ujarnya.
Namun diakui dia, pihaknya akan terus berusaha peningkatan pelayanan serta mengusulkan untuk penambahan kapasitas. Sehingga, akan dikoordinasikan pihak terkait rangka mengusulkan alat ke pusat. Ia berharap, kalau tidak dikabulkan di tahun 2021 ini, sehingga bisa terealisasi di tahun berikutnya.
“Kita akui PDAM ini memang memerlukan pelanggan begitu juga sebaliknya, maka kami juga ada teknis yang dilalui untuk SR ini. Kemudian kami di tahun ini ada mengusulkan alat untuk meningkatkan kapasitas, mudahan bisa dikabulkan,” harap dia.
Baca Juga : Wow! Masuk Cagar Budaya, Tower PDAM Palangka Raya Ternyata Dibangun Teknisi Rusia
Ia juga mengimbau, kepada para pelanggan PDAM yang ada di Kabupaten Gumas ini. Agar bisa membayar dengan tepat waktu yang ditentukan. Sedangkan dia mengakui, untuk pelayanan memang masih belum maksimal, dan pihaknya pun akan tetap berusaha di dalam pelayanan yang lebih baik lagi.
“Memang saat ini untuk pelayanan kita masih belum bisa maksimal untuk itu kami memohon maaf. Tetapi kami akan berusaha bisa memperbaiki sedikit demi sedikit meningkatkan pelayanan dan kualitas sampai 24 jam, apabila masyarakat kita puas kami pun bangga,” pungkas dia. [Red]














Discussion about this post