Kalteng Today – Kapuas, – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas menargetkan tahun 2021 mulai melakukan pembaharuan data agar tidak terjadi data ganda serta gencar melakukan program Sinde Muhun Uras Dinun(SIMPUN) atau yang artinya sekali turun semua dapat terlayani.
Kepala Dinas Disdukcapil Kabupaten Kapuas Sipi S Bungai mengatakan, ditahun 2021 pihaknya mulai melakukan pembaharuan data agar tidak terjadi data ganda baik itu untuk Kartu Tanda Penduduk(KTP) Kartu Keluarga (KK) dan memperkuat program SIMPUN untuk pelayanan dokumen kependudukan diantaranya Akte Kelahiran Pencatatan Sipil dan Kartu Identitas Anak(KIA).
“Kita fokus pada validasi data agar tidak ada lagi data ganda intuk KPT dan KK serta jemput bola untuk program SIMPUN,”ucapnya Kamis (4/2/2021).
Disampaikan Sipie, ada 3 kecamatan yang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pihaknya, terutama data kependudukannya belum dilakukan perekaman tetapi sudah memilki KTP dan KK serta data ganda.
Misalnya dua Rukun tetangga yang memasukan data kependukan satu tetapi dua identitas alamat domisili akibat dari pemekaran.
“Untuk mengahapus data ganda tersebut kami menagerkat tiga Kecamatan yaitu Mantangai,Bataguh dan Kapuas Timur, harus tuntas,”ujarnya.
Ia berharap, di tahun 2021 sesuai dengan tupoksi Dinas Dukcapil yang paling utama adalah pemutahiran data karena permasalahan data Kependudukan sangat penting terutama untuk pelayanan publik baik urusan bantuan sosial, untuk Pemilihan Umum dan pemekaran desa juga diperlukan maka itu harus di bangun sistim data yang terintegrasi.
Baca Juga:Â Legislator : Sejatinya Daerah Dirugikan Akibat Kerusakan Jalan Karena Kendaraan Plat Non KH
“Pemutahiran data sangat penting sesuai dengan tugas pokok dari Dinas Dukcapil sehingga 2024 sudah data kepemdudukan sudah masuk dalam sistim data kependudukan secara integrasi,”pungkasnya. [Djim-KT]














Discussion about this post