Kalteng Today – Sampit, – Musrenbang yang dilakukan dibeberapa kecamatan di 17 Kecamatan Se-Kabupaten Kotawaringin Timur diharapkan mampu menyerap aspirasi dari masyarakat. Terlebih lagi kondisi saat ini yang memerlukan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang masih terjadi.
Bupati Kotim Supian Hadi menilai apa yang diusulkan dalam pelaksanaan Musrenbang harusnya menjadi bagian dan tolak ukur pembangunan ke depannya. “Tentunya pihak kelurahan dan kecamatan yang mengetahui akar masalah di wilayahnya masing-masing,”jelasnya’ Selasa (3/3).
Jangan sampai Musrenbang yang dilaksanakan hanya bersifat seremonial saja tanpa adanya tindak lanjut yang berkelanjutan nantinya. “Ini yang harus menjadi acuan dan perhatian setiap dinas dilingkup pemerintah daerah,”pintanya
Dengan kata lain, berbagai usulan tersebut tentu akan baik jika setiap instansi daerah merealisasikan apa yang menjadi usulan.
“Saya harapkan usulan yang disampaikan bisa menggerakkan ekonomi, terlebih lagi pada saat kondisi saat ini,”ungkapnya.
Dirinya juga berharap, camat, lurah dan kepala desa setelah melaksanakan Musrenbang agar bisa menyampaikan ke warganya masing-masing. “Jangan sampai warganya tidak mengetahui apa saja yang sudah dilaksanakan tersebut,”ucap Supian Hadi.
Baca Juga:Â Bupati Pesan Jaga Kebudayaan dan Kesenian Daerah
Usulan itu diharapkan disampaikan, masalah terlaksana ataupun tidak tentunya ada pertimbangan dan hal tersebut berkaitan dengan anggaran. Dirinya meminta agar memahami kenapa ada usulan yang tidak dilaksanakan, karena salah satunya akibat anggaran yang kurang memadai,tandasnya. [Red]














Discussion about this post