Kalteng Today – Sampit, – Program CSR (corporate social responsibility) atau tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Kotawaringin Timur didorong untuk membantu pembangunan di daerah.
Hal itu diungkapkan, Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Handoyo Jiwibowo, Jum’at (22/1/2021).
Menurutnya ada lebih dari 50 perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kotawaringin Timur. Selain itu ada pula perusahaan tambang, kehutanan, perbankan, hiburan, perdagangan dan lainnya yang juga mempunyai kewajiban menjalankan CSR setiap tahun yang disisihkan dari keuntungan yang diperoleh perusahaan.
“Jika pembangunan hanya mengharapkan dana pemerintah itu sangat terbatas dan laju pembangunan akan sama sekali tidak terasa, karena itu kita optimalkan lagi program CSR dari perusahaan untuk membantu pembangunan di daerah,” kata Handoyo.
Ia menegaskan dalam teknisnya, penyaluran CSR harus dilaporkan dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar realisasinya sejalan dengan program pemerintah sehingga lebih efektif, tepat sasaran dan tidak sampai tumpang tindih.
“Investasi dapat membantu kemajuan daerah termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu Perusahaan harus terbuka melaporkan dan berkoordinasi agar program CSR mereka tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Handoyo.
Baca Juga:Â 49 Desa di Kotim Belum Teraliri Listrik, Ini Kendalanya !
Ia menambahkan kedepan, agar semua program CSR dari perusahaan bisa dilaksanakan di semua bidang, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, keagamaan, olahraga dan lainnya. [Red]














Discussion about this post