Kalteng Today – Buntok, – Pemerintah daerah sudah mengeluarkan kebijakan menambah kegiatan belajar di rumah bagi siswa siswi. Dalam situasi ini, orang tua (Ortu) diharapkan lebih proaktif memberikan pengertian kepada anak bahwa berhentinya kegiatan belajar-mengajar di sekolah bukan berarti waktu liburan.
“Orang Tua harus pro aktif dan memberikan pemahaman kepada anak, bahwa untuk sementara pembelajaran pindah ke rumah, sehingga meski di rumah mereka harus belajar,” kata Anggota DPRD Barito Selatan Rida Sri Ahlina kepada awak media, Kamis (31/12/2020).
Dalam kondisi saat ini, lanjut Rida orang tua harus kreatif membuat suasana belajar di rumah menjadi menyenangkan buat si anak. Sekolah juga sudah menyiapkan materi pembelajaran secara online.
Jadi orang tua harus benar-benar memonitor dan memastikan si anak belajar sesuai target pencapaian sekolah.
“Tugas orang tua memastikan anak melakukan tugas yang diminta guru dan meng-upload kembali tugas tersebut. Ini bahan guru untuk evaluasi anak kita apakah dia sudah mencapai indikator keberhasilan di sekolah,” ucapnya.
Masih dikatakan Politisi Berkarya itu, meski metode belajar pindah ke rumah, jadwal buat si anak harus tetap normal. Orang tua juga harus disiplin dalam mencegah penularan virus Corona, sehingga betul-betul dapat dicontoh oleh anak.
“Orang tua juga harus ikut disiplin. Bantu juga anak pahami materi yang dipelajari jelaskan apa yang diharapkan oleh guru, sehingga orang tua juga tahu apa yang dilakukan. Buat suasananya yang nyaman belajarnya tak harus duduk manis. Gunakan cara belajar yang menyenangkan,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post