Kalteng Today – Sampit, – Anggota DPRD Kotim, Bima Santoso mengatakan pemerintah harus lebih ekstra lagi memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati saat ke sungai dan juga memberikan bantuan pembangunan MCK di daratan . Hal itu dimaksudkan agar masyarakat tidak lagi menjadi korban keganasan buaya.
Dalam sepekan terakhir serangan buaya di Kabupaten Kotawaringin Timur dilaporkan semakin mengganas bahkan sampai mengakibatkan korban putus tangan dan patah tulang.
“Program MCK ini sangat penting untuk masyaraka terutama yang tinggal di bantaran sungai agar mengurangi aktivitas di Sungai. Karena kemunculan buaya belakang ini sering ditemui warga,” katanya, Rabu 6 Januari 2020.
Di sisi lain itu, ia meminta agar pemerintah kabupaten bersama BKSDA Pos Jaga Sampit memasang plang imbauan. Agar kondisi dan titik berbahaya bisa dipantau, termasuk adanya andil pemerintah kabupaten untuk antisipasi jangan sampai kejadian terulang kembali.
“Seharusnya ada imbauan terus menerus dilakukan pemerintah. Harus ada juga bantuan MCK dari pemerintah bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, dan rumah-rumah lanting harusnya jangan diperbolehkan. Mengingat kondisi sungai mentaya saat ini sangat rawan dan membahayakan,” tegasnya.
Baca Juga :Â DPRD Kotim Apresiasi Masyarakat Patuhi Himbauan Pemerintah Malam Tahun Baru
Selain itu masyarakat saat ini juga sudah tidak berani ke sungai setelah kejadian membahayakan itu terjadi beberapa hari yang lalu, maka dari itu kebutuhan MCK yang ada di darat sangat diperlukan. [Red]














Discussion about this post