Kalteng Today – Palangka Raya, – Banyak persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah secara menyeluruh, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, H Purman Jaya.
Dirinya mengatakan ketika pihaknya melakukan kunjungan ke daerah-daerah, banyak ditemukan perusahaan-perusahaan yang kini terpaksa harus gulung tikar, seperti di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan. Sehingga menyebabkan banyaknya masyarakat di kedua wilayah tersebut yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Saat ini kan mereka tidak ada pekerjaan dan aktifitas, harusnya itu bisa dimanfaatkan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten setempat untuk meningkatkan keterampilan kerja masyarakatnya. Sehingga ketika Covid-19 ini berakhir, masyarakat kita memiliki bekal untuk kembali bekerja di perusahaan,” katanya kepada awak media, Kamis (31/12).
Baca Juga : DPRD Kalteng Terima Tuntutan Perwakilan AMPD Kalteng
Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Kalteng ini, dengan adanya peningkatan keterampilan kerja, maka dapat menjadi modal bagi masyarakat untuk membuka peluang usaha secara mandiri.
“Masyarakat kita jadi bisa meneruskan usaha mereka dalam mencari rejeki, baik itu bidang pertanian, perkebunan, perikanan atau jenis usaha lain yang sifatnya instan,” tuturnya.
Namun, dirinya menegaskan hal itu harus tetap didukung dan disertai bantuan modal tunai maupun non tunai dari Pemprov dan Pemkab, untuk mendorong usaha dari masyarakat tersebut. [Red]














Discussion about this post