Kalteng Today – Kuala Pembuang,- Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Perikanan setempat menggelar restocking ikan di perairan Sungai Seruyan guna menjaga populasi ikan. Bersamaan, Pemkab Seruyan juga melakukan pengecekkan kualitas air yang menjadi habitat ikan.
Kepala Dinas Perikanan Seruyan, Abuhasan Ashari mengatakan, ada 972 jenis ikan yang hidup di perairan Sungai Seruyan di antaranya, tangkalasa (arwana), jelawat, kelabau, tabiring, dan masih banyak lagi. Namun, jenis ikan yang telah disebutkan ini sudah mengalami kelangkaan.
“Populasinya semangki hari semakin langka, akibat dari penangkapan untuk kebutuhan ekonomi dan untuk ikan hias,” kata Abu Hasan.
Daripada itu, tambahnya, kualitas air yang mulai tercemar limbah, baik limbah alam seperti enceng gondok (ilung) dan sampah plastik yang menjadi ancaman bagi keberlangsungan ekosistem yang ada di dalam air.
“Restocking benih ikan saja, saya pikir kurang efektif apabila tidak diimbangi dengan menjaga kualitas air. Sementara itu, kebutuhan ekonomi semakin mendesak orang-orang yang bertumpu pada kekayaan sungai kurang memperhatikan keberlangsungan hidup ikan ke depannya,” ungkapnya. [Red]














Discussion about this post