kaltengtoday.com – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalteng Duwel Rawing menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen untuk semua kelas sudah tepat.
Dijelaskannya sebelumnya iuran BPJS tersebut bisa dikatakan belum seimbang. Salah satu contoh misalkan masyarakat membayar iuran sebesar Rp 50.000 atau Rp 100.000 ,namun ketika sakit dia mesti harus operasi dengan biaya Rp 50 juta atau bahkan Rp 100 juta yang menjadi tanggung BPJS juga.
“Memang setelah kenaikan iuran BPJS ,bagi sebagian orang jumlahnya uang yang dikeluarkan juga menjadi besar. Biasakan kalau iuran bayarnya satu keluarga, anggap mereka mengambil yang Rp 50.000 per orang, kalau sebulan dengan empat anggota keluarga jadi Rp 200.000, memang terlihat besar namun kalau dilihat manfaatnya sangat besar juga,” ucap politisi PDIP ini di Palangka Raya pada Senin (3/2/2020).
Selain itu menurutnya karena manfaat BPJS sangat besar khususnya bagi masyarakat dalam hal kesehatan, maka tidak ada salahnya untuk selalu membayar tepat waktu meskipun bagi sebagian orang ada yang membayar BPJS namun jarang sakit, menurutnya itu tidak menjadi persoalan.
Dia juga berharap dengan kenaikan iuran BPJS agar kualitas pelayanannya juga harus ditingkatkan pula dan agar kedepannya masyarakat yang menjadi anggota BPJS tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan pelayanan dari fasilitas kesehatan.
Apri-KT














Discussion about this post