Kalteng Today – Pulang Pisau, – Penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas pada jalur Lintas Trans Kalimantan, Pulang Pisau – Palangka Raya adalah kelalaian pengemudi akibat mengantuk, apalagi pada malam dan dini hari. Untuk itu diharapkan para pengendara bijak dalam berlalu lintas.
Hal ini disampaikan oleh Legislator Golkar Kabupaten Pulang Pisau, Arianson kepada Kalteng Today ketika ditemui, Sabtu (21/11/2020) malam di Pulang Pisau .
Menurutnya, mengendarai kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat alangkah baiknya tidak dipaksakan apabila kondisi tubuh sedang tidak fit atau kurang baik. Karena, akan berakibat fatal jika tetap dilakukan.
“Lebih baik singgah di tepi jalan, ataupun warung kelontong yang menyediakan minuman segar dan minuman yang dapat mengurangi kantuk seperti kopi, teh dan lainnya,” ungkap Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pulang Pisau .
Dikatakannya, akibat fatal yang disebabkan pengemudi mengantuk selain merugikan diri sendiri, juga dapat merugikan orang lain. Seperti kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada wilayah Jembatan Tumbang Nusa, Jalan Lintas Desa Jabiren, Jalan Lintas Desa Garong dan Gohong, serta Jalan Lintas Kalimantan Wilayah Kecamatan Banama Tingang.
“Selain mengantuk, kurangnya tingkat kesadaran dalam berlalu lintas juga menjadi penyebab kecelakaan di Kabupaten Pulang Pisau, seperti egois dalam berkendara apalagi ketika menyalip, tidak memakai helm, anak di bawah umur yang tidak memiliki SIM akibat lalainya pengawasan para orang tua, berkendara dalam pengaruh alkohol dan narkoba, kebut-kebutan dijalan raya, dan tidak paham rambu-rambu lalu lintas,” tandasnya
Apabila sedang berkendara, lanjutnya, ingatlah sanak keluarga dirumah yang sedang menanti kita sampai rumah dengan selamat. Agar menjadi suatu pengingat sehingga bijak berkendara.
“Untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas, peran aparat yang bersangkutan juga penting, dalam mensosialisasikan bagaimana cara berkendara yang baik dan benar, terutama di sekolah-sekolah, perkumpulan ibu-ibu pkk, paguyuban, para orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama,” ucapnya.
Baca Juga: KPU Pulpis Turunkan 15 Orang Petugas Untuk Melipat Kertas Surat Suara
Dirinya berharap, agar perihal ini patut menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat, mengingat mendekati akhir bulan November ini curah hujan semakin meningkat. Sehingga membuat jalanan menjadi agak licin, dan lubang-lubang pun tertutup genangan air apabila hujan deras, untuk itu agar lebih berhati-hati lagi dalam berkendara terutama ketika malam hari dan dini hari ketika hujan. [Denny-KT]














Discussion about this post