Kalteng Today – Palangka Raya, – Kondisi masyarakat Desa Langgah, Kecamatan Rungan Barat, Kabupaten Gunung Mas yang mengeluhkan tidak adanya jaringan listrik di wilayah setempat mengundang simpatik banyak pihak. Salah satunya oleh wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) I yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas dan Katingan, Kuwu Senilawati.
Menurutnya, pada saat melakukan kunjungan dalam rangka menyerap aspirasi rakyat di daerah, persoalan ketersediaan infrastruktur dan ketersediaan listrik, sangat memprihatinkan.
“Desa ini salah satu dari sekian desa yang ada di Kalteng yang belum ada listrik sama sekali. Tidak menikmati cahaya pada malam hari, bahkan sinyal telekomunikasi harus mencari di Bukit Jablai menggunakan sepeda motor,” kata Kuwu kepada awak media, Jumat (9/10).
Dirinya membeberkan, akses untuk ke Bukit Jablai itu sendiri sangat tinggi dan apabila hendak kesana mencari sinyal telepon pada malam hari maka akan sangat gelap sekali dan tentunya beresiko.
Maka dari itu, dirinya berharap kepada pemerintah provinsi (Pemprov), agar dapat membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), minimal untuk penerangan jalan di malam hari sebelum jaringan listrik sepenuhnya untuk desa.
“Untuk ke desa itu saja sudah sangat sulit dengan medan yang berat, ditambah listrik yang tidak ada dan akses telekomunikasi yang sulit, membuat Desa Langgah ini menjadi daerah yang sangat terisolir dari daerah lain. Sangat sedikit dampak pembangunan yang ada, terutama pada SDM yang kurang berkembang. Bila listrik belum masuk, maka itu akan mempengaruhi aktivitas dan perkembangan informasi masyarakat disana,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post