Kalteng Today – Palangka Raya, – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Natalia menanggapi terkait dengan terpilihnya provinsi yang berjuluk Bumi Tambun Bungai itu sebagai lokasi Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate atau program ketahanan pangan nasional oleh pemerintah pusat.
“Hal ini tentu sangat kami apresiasi sekali sekaligus juga kami mendukung kebijakan dari bapak Presiden kita yang telah menjadikan Kalteng sebagai lokasi pencanangan Food Estate. Harapannya dengan adanya program itu nanti, kita bisa swasembada beras secara mandiri,” ujarnya kepada awak media, Selasa (6/10).
Menurutnya, program Food Estate ini diprediksi dapat berdampak pada pasokan atas kebutuhan beras untuk Kalteng itu sendiri. Sehingga tidak ada lagi persoalan tentang keterbatasan pasokan beras di Kalteng.
“Jika nanti sudah berjalan, mungkin sekitar 2 tahun produksi beras kita tidak akan habis dan apabila sudah menghasilkan, maka harapan saya Kalteng tidak lagi bergantung dengan pasokan dari daerah lain. Bahkan kalau bisa kita disini menjadi lumbung padi nasional yang kedua setelah Jawa,” ungkap politisi Partai Hanura itu.
Dirinya menghimbau kepada instansi terkait atau Pemerintah Provinsi dapat mempersiapkan segala kebutuhan, baik dari sektor Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur jalan, hingga ke sektor pendukung seperti akses keluar masuk hasil panen masyarakat. [Red]














Discussion about this post