Kalteng Today – Kuala Pembuang, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan Zuli Eko Prasetyo meminta Pemerintah Kabupaten Seruyan khususnya Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah (BPPRD) Seruyan untuk menuntaskan tunggakan pajak sejumlah perusahaan yang berinvestasi di Seruyan.
“Banyak perusahaan di Seruyan yang menunggak pajak, angkanya cukup besar sehingga harus segera diselesaikan,” kata Zuli Eko di Kuala Pembuang, belum lama ini , (14/9).
Menurut politisi dari PDI Perjuangan ini, saat ini kondisi keuangan pemerintah Kabupaten Seruyan cukup tidak stabil. Ditambah pendapatan yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang banyak tidak tercapai, salah satunya tunggakan pajak dari sejumlah perusahaan sehingga membuat perjalanan program kita tidak berjalan dengan baik.
“Dengan kondisi tersebut, sehingga membuat kita beberapa kali melakukan pergeseran program-program yang sudah dilaksanakan, sehingga BPPRD Kabupaten Seruyan selaku instansi yang menangani masalah tersebut harus segera mengambil sikap tegas terhadap perusahaan yang menunggak pajak,” pinta dia.
Sebagai bagian dari pemerintah daerah Kabupaten Seruyan, Zuli Eko menegaskan pihaknya siap membantu BPPRD Seruyan dalam menyelesaikan masalah ini.
Bahkan dirinya meminta agar dinas tersebut memberikan data rinci terhadap piutang pajak sejumlah perusahaan di Seruyan sehingga pihaknya akan memanggil pihak perusahaan untuk minta penjelasan.
“Saya sarankan nanti kalau tidak bisa selesai kita lempar ke publik data serta nama perusahaan yang tidak membayar pajak itu,” ucapnya. [Red]














Discussion about this post