Kalteng Today – Kuala Pembuang, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, menyangkut proses pembukaan lahan untuk kepentingan berladang harus mengikuti kebijakan dan kearifan lokal masyarakat agar tidak menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Sebelumnya sudah ada Peraturan Gubernur (Pergub) menyoal pembukaan lahan untuk kepentingan berladang. Oleh sebab itu, kebijakan yang dikeluarkan Bupati Seruyan merupakan turunan saja,” kata Zuli Eko, Senin (10/8/2020).
Zuli Eko melanjutkan, untuk Kabupaten Seruyan mengenai ketersediaan pangan relatif aman. Selain itu, pemerintah daerah juga gencar melakukan tindak antisipasi krisis pangan sebagai dampak lumpuhnya ekonomi nasional dengan menanam bibit padi di Kuala Pembuang.
Oleh sebab itu, politisi Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) itu tidak memfokuskan perhatian pangan. Akan tetapi, menurutnya, penanggulangan dampak Covid-19 harus difokuskan pada trigger ekonomi atau perputaran roda ekonomi.
“Dengan begitu, hemat saya, semua akan berjalan dengan baik. Maka dari itu, saya berharap menuju tatanan kehidupan baru masyarakat produktif dan aman Covid-19 ini, roda perekonomian di Kabupaten Seruyan kembali sehat,” ungkapnya. [Red]














Discussion about this post