Kalteng Today – Palangka Raya, – Menyerap berbagai aspirasi dari banyak kalangan, Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Ferry Khaidir mengungkapkan dirinya mendapat masukkan dari masyarakat di Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotim yang mengeluhkan terkait infrastruktur desa yang dirasa masih belum optimal dan sangat membutuhkan pembangunan dari pemerintah.
“Salah satunya seperti akses jalan menuju Desa Tumbang Batu yang mana cukup jauh dan harus melintasi perkebunan sawit, karena memang belum ada dibuatkan jalan oleh pemerintah kita,” katanya, Rabu (29/9).
Lebih lanjut, Selain itu juga di Desa Tumbang Tilap dimana penyeberangan ke wilayah itu harus menempuh waktu kurang lebih empat jam perjalanan. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bersama, ujarnya.
“Masyarakat disana (Desa Tumbang Batu) bahkan untuk penerangan sehari-hari, hanya menggunakan lampu tembok, tenaga surya atau genset karena tidak adanya jaringan listrik dan disana juga tidak ada sinyal untuk berkomunikasi dengan daerah lainnya,” ungkap politisi muda PDI Perjuangan tersebut.
Keadaan ini menurutnya mengakibatkan keberadaan desa tersebut memang cukup terisolir. Selain itu disana itu hanya ada SMP saja dan rumah ibadahnya juga tidak terurus.
Hal-hal tersebut tentu berdampak bagi sektor pendidikan, dimana anak-anak akan sulit melakukan aktivitas pembelajaran pada malam hari.
Menurutnya, masyarakat di daerah tersebut tentu sangat mendambakan adanya keberadaan jaringan telekomunikasi dan jaringan listrik, agar sektor pendidikan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat mengalami peningkatan.
“Harapannya berbagai persoalan disana bisa menjadi perhatian pemerintah, dalam upaya kita meningkatkan sektor-sektor yang ada di lingkup masyarakat,” demikian Ferry. [Red]














Discussion about this post