Kalteng Today – Palangka Raya, – Warga jalan Yos Sudarso dekat gedung Tunjung Nyaho milik UPR yang sudah lama tidak digunakan digegerkan dengan kemunculan seekor ular piton atau sering juga disebut dengan ular Sanca atau ular Sawa.
Binatang melata yang diklasifikasikan sebagai familia Pythonidae dengan panjang 4 meter dan bobot sekitar 30 kilo gram di pagar yang ditumbuhi oleh rimput liar pada Sabtu (26/9/2020) malam.
Kemunculan ular tersebut sempat meresahkan warga dan langsung dilaporkan kepada Tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) untuk dilakukan evakuasi.
“Kami ada mendapatkan laporan dari warga melalui rekan kita di Dishub Kota Palangka Raya, bahwa ada kemunculan seekor ular di sekitar pagar gedung milik UPR yang sudah lama tidak digunakan, dan saat kita lakukan pengecekan ternyata benar ular tersebut sedang melilit di pagar yang ditumbuhi semak” kata Nago Anggota ERP saat diwawancarai.
Selain itu juga dijelaskan, bahwa evakuasi ular sejenis piton ini sudah yang kedua kalinya namun memiliki ukuran dan bobot lebih besar dari sebelumnya.
“Saat proses evakuasi ular tersebut tidak terlalu agresif dan nampak seperti habis memangsa sesuatu, dari keterangan warga disini memang sering muncul ular jenis ini, kemungkinan ular ini akan keluar saat mencari makan” jelas Nago.
Baca Juga :Â Viral Among Us, Game Perusak Pertemanan hingga Ajarkan Fitnah, Begini Cara Mainnya!
Selanjutnya ular yang berhasil dievakuasi tersebut nantinya akan diserahkan ke BKSDA Provinsi Kalimantan Tengah. [Red]














Discussion about this post