Kalteng Today – Palangka Raya, – Komisi II DPRD Provinsi Kalteng beberapa waktu lalu melakukan Kunjungan Kerja ke Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel), tepatnya ke Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan dan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Pelaihari.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menggali informasi, bertukar pendapat dan menjajaki peluang kerjasama untuk pembangunan sektor Peternakan di Kalteng,” kata Anggota DPRD Kalteng Ina Prayawati kepada awak media, Jumat (18/9).
“Seperti kita ketahui bersama Provinsi Kalsel telah sukses membangun sektor peternakan sebagai sektor unggulan daerah, secara khusus Tanah Laut yang dijuluki Lumbung Ternak,” tambahnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa Kalsel saat ini dikenal sebagai salah satu provinsi pemasok ternak ke Kalteng dan provinsi lainnya. Sehingga hal ini menurutnya yang perlu dipelajari oleh pemerintahan di Kalteng.
“Populasi ternak sapi potong yang merupakan primadona dari Kabupaten Tanah Laut pada akhir tahun 2019 ini adalah sebanyak 90.064 ekor. Populasi ini naik 5 persen dari tahun sebelumnya (85.086 ekor),” bebernya.
Selain itu, populasi unggas jenis ayam petelur, ayam pedaging, dan itik manila terus meningkat dibanding tahun 2018. Ina juga menambahkan, saat ini sampai dengan Triwulan II (Juni 2020) Jumlah populasi ternak sapi potong sudah mencapai 93.484 ekor.
Baca Juga: Diskominfo Santik Gumas Juara I Lomba IPD
“Kalteng sebenarnya memiliki potensi peternakan yang menjanjikan mengingat luasnya lahan, kesuburan tanah dan kultur budaya masyarakat yang sudah turun temurun beternak secara tradisional. Karena itu DPRD Provinsi Kalteng melalui Komisi II dan Mitra Kerja Terkait tengah melakukan upaya serius untuk menjadikan peternakan sebagai salah sektor unggulan di wilayah kita,” ungkapnya.
Dalam hal ini, DPRD Kalteng yakin provinsi yang dikenal dengan Bumi Tambun Bungai itu akan mampu mencukupi kebutuhan ternaknya dan menjadi daerah penyedia ternak.
“Karena itu dalam upaya tersebut DPRD Kalteng telah memprioritaskan sektor Peternakan dalam Pokok Pikiran Dewan. Dan saat disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanah Laut bahwa Ketersediaan bibit unggul berkualitas, pola bantuan dan permodalan, ketersediaan pakan, peningkatan sumber daya manusia, dan strategi pemasaran yang baik adalah langkah langkah yang harus dikerjakan untuk menjadikan sektor peternakan menjadi andalan,” jelasnya.
Selain itu, pengembangan usaha peternakan yang dilakukan, diarahkan untuk berorientasi agribisnis. Sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat.
“Pengelolaan usaha secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dilakukan secara efektif, efisien dan selalu mengutamakan pada peningkatan mutu, sehingga dapat memberikan keuntungan yang layak secara berkelanjutan,” tandasnya. [Red]














Discussion about this post