Kalteng Today – Kapuas, – Banyak persepsi salah yang beredar di masyarakat, yakni jika seseorang ingin menjadi sukses harus memiliki uang. Bahkan ada sebagian orang yang mengatakan uang adalah penentu keberhasilan dalam merintis kesuksesan.
Tahukah Anda? Ada banyak orang yang sukses yang terlahir dari keluarga miskin dan sulit untuk memperoleh kehidupan layak semasa kecil hingga muda namun mampu meraih kesuksesan.
Artinya, uang bukan satu-satunya penentu kesuksesan seorang. Menjadi orang sukses tidak ada yang instan, semua butuh perjuangan, pengorbanan, jatuh bangun dan doa.
Dan salah satu orang yang berhasil melampaui semuanya itu adalah Ben Brahim S. Bahat yang sekarang masih menjadi Bupati Kapuas, Kalteng, untuk periode keduanya.

Kisah inspiratif sang suami inilah selalu diceritakan Ary Egahni Ben Brahim S. Bahat kepada masyarakat bawah (grass root) di pedalaman Kabupaten Kapuas saat melakukan kunjungan ke desa-desa.
Perempuan energik ini tak henti-hentinya selalu untuk ‘mempompa’ semangat warga, terutama kaum perempuan agar juga memiliki jiwa petarung layaknya Ben Brahim S. Bahat.
“Pak Ben itu bukan anak orang kaya, tapi anak petani miskin sebuah desa di pedalaman Kaupaten Kapuas, “ujar Ari Egahni Ben Brahim S. Bahat, memulai ceritanya, Kamis (18/9/2020) lalu.
Baca Juga:Â Covid-19 Belum Berakhir, Polres Kotim Giatkan Bakti Sosial
Wanita yang saat ini menjadi anggota DPR RI itu mengisahkan, selain anak petani miskin, untuk sekolah saja sang suami harus terlebih dahulu membantu orangtuanya menyadap karet, setelah itu baru kemudian berangkat kesekolah dengan berjalan kaki menempuh jarak yang cukup jauh sekitar 4 kilometer tanpa menggunakan alas kaki.














Discussion about this post