kaltengtoday.com – Insiden kebakaran yang baru saja terjadi di SDN 2 Panarung Palangka Raya, Selasa (14/1/2020) harus dijadikan pelajaran penting agar kejadian serupa tak lagi terjadi digedung milik pemerintah.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng Duwel Rawing di palangka Raya, Selasa (14/1/2020) mengatakan, sebagai langkah antisipasi hendaknya masyarakat selalu dibekali dengan kemampuan penanganan pertama ketika terjadi kebakaran. Kemudian fasilitas pemerintah seperti gedung sekolah, rumah sakit atau perkantoran harus mempunyai alat pemadam api ringan (APAR) yang memadai,ujarnya.
“Kalau terjadi kebakaran biasanya apinya gak langsung besar. Api biasanya dari kecil dulu nah di situlah pentingnya cara menanggulangi kebakaran seperti misalnya menggunakan APAR,” ucap politisi partai PDIP tersebut.
Dia mengatakan bahwa seharusnya sudah dari awal fasilitas-fasilitas pemerintah harus disiapkan APAR serta jalur-jalur evakuasi khususnya gedung-gedung bertingkat. Selain itu dengan disediakannya APAR menjadi salah satu antisipasi jika terjadinya kebakaran.
Selain itu keberadaan APAR juga harus menyesuaikan dengan luasnya gedung fasilitas pemerintah artinya jangan sampai APAR dengan kapasitas kecil digunakan di gedung atau fasilitas yang besar karena perlunya APAR sebanding dengan biaya pembangunan fasilitas milik pemerintah tersebut.
Dia menekankan berapa lah harga APAR jika dibandingkan dengan nilai gedung yang ratusan juta hingga miliaran rupiah sehingga tentu antisipasi terjadinya kebakaran harus dilakukan sedini mungkin.
Apri-KT














Discussion about this post